Lapas Suliki Deklerasikan Komitmen “Zero Halinar” 2026

Plt. Kalapas Suliki, Syukria Erik Zainal pimpin ikrar Zero Halinar. (Foto Dion/Jurnalterkini).
Plt. Kalapas Suliki, Syukria Erik Zainal pimpin ikrar Zero Halinar. (Foto Dion/Jurnalterkini).

KAB LIMA PULUH KOTA, Jurnalterkini.id — Lapas Kelas III Suliki pada Selasa (21/042026) menggelar kegiatan Ikrar Zero Halinar sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga integritas dan profesionalitas petugas pemasyarakatan. Acara ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Lapas Kelas III Suliki, Bapak Syukria Erik Zainal, serta dihadiri oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai.

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat tekad bersama untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba.

Bacaan Lainnya

Dalam ikrar yang dibacakan, seluruh petugas menegaskan perang melawan narkoba dengan tidak terlibat dalam bentuk peredaran apapun. Penegasan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program nasional pemberantasan narkoba sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Sikap tegas ini diharapkan mampu menutup celah peredaran narkoba yang kerap menjadi ancaman serius bagi lembaga pemasyarakatan.

Selain itu, komitmen menolak pungutan liar (pungli) dan suap dari warga binaan maupun keluarga mereka juga menjadi bagian penting dari ikrar tersebut. Hal ini menandakan keseriusan Lapas Kelas III Suliki dalam membangun budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan dapat terus ditingkatkan.

Ikrar Zero Halinar juga menekankan larangan penggunaan handphone ilegal di blok hunian warga binaan. Pengawasan ketat akan dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang dapat mengganggu proses pembinaan. Petugas berkomitmen menindak tegas siapapun yang melanggar aturan ini, baik dari kalangan warga binaan maupun pihak yang mencoba memasukkan barang terlarang.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas III Suliki meneguhkan komitmen menjaga integritas dan citra positif pemasyarakatan. Ikrar Zero Halinar bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam membangun lingkungan kerja yang bersih, berwibawa, dan berorientasi pada pembinaan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh petugas mampu menjadi teladan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bermartabat dan bebas dari praktik negatif. (Dion).

Total Views: 28

Pos terkait