AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK, M.Si., dalam upacara penganugrahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian di Aula Condrowulan Polres Semarang, Rabu (28/01/26)./Dok.Foto.Jk_Zed.(jurnalterkini.id/Ponco)
Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id – Polres Semarang_Polda Jateng, Sebanyak 35 personel Polres Semarang, Polda Jawa Tengah, menerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Pengabdian sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa catatan pelanggaran selama menjalankan tugas di institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Penganugerahan tanda kehormatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK, M.Si., dan berlangsung di Aula Condrowulan Polres Semarang, Rabu, 28 Januari 2026. Upacara berlangsung khidmat dan sarat makna sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian para personel kepada negara dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang penganugerahan Tanda Kehormatan, dilanjutkan dengan penyematan dan penyerahan Satya Lencana Pengabdian kepada personel yang dinilai memenuhi persyaratan sesuai masa dinas masing-masing.
Dari total penerima penghargaan, enam personel memperoleh Satya Lencana Pengabdian 8 Tahun, 21 personel menerima Satya Lencana Pengabdian 16 Tahun, dan delapan personel dianugerahi Satya Lencana Pengabdian 24 Tahun.
Dalam amanatnya, Kapolres Semarang menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh personel yang menerima tanda kehormatan tersebut. Menurut Ratna, penghargaan ini merupakan pengakuan negara atas kesetiaan, integritas, serta konsistensi para anggota Polri dalam menjalankan tugasnya.
“Ini bukan sekadar simbol atau penghargaan administratif, tetapi pengakuan atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan selama bertahun-tahun tanpa cela,” ujar Ratna.
Ia menegaskan, tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks seiring dinamika sosial di masyarakat. Karena itu, momen penerimaan Satya Lencana Pengabdian diharapkan menjadi motivasi bagi para personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ratna juga mengingatkan bahwa tanda kehormatan tersebut mengandung tanggung jawab moral yang besar. Para penerima diharapkan mampu menjaga sikap, perilaku, dan kinerja agar senantiasa mencerminkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup anggota Polri.
“Jadikan penghargaan ini sebagai teladan, baik bagi diri sendiri maupun rekan-rekan lainnya. Dengan begitu, pelaksanaan tugas ke depan dapat semakin baik, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjaga nama baik institusi Polri,” kata Ratna menutup amanatnya.(Jk_Zed/PH)






