Polres Demak Matangkan Pengamanan Liga 4 Jateng, Keselamatan Penonton Jadi Prioritas Utama

Demak, jurnalterkini.id – Kepolisian Resor (Polres) Demak menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) guna mematangkan pengamanan kompetisi Liga 4 Jawa Tengah. Rapat tersebut berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Demak, Selasa (27/1/2026), dengan melibatkan berbagai unsur terkait penyelenggaraan pertandingan.

Bacaan Lainnya

Rakor dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Demak beserta Kepala Bidang Lalu Lintas, jajaran pejabat utama Polres Demak, Pasiops Kodim 0716/Demak, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Demak bersama Plt. Kasi Operasional dan Pengendalian, Direktur Rumah Sakit Charlie Hospital, perwakilan steward pengelola Stadion Sultan Fatah, serta Ketua BODEM Demak.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan sepak bola merupakan olahraga yang memiliki daya tarik besar di tengah masyarakat. Namun, tingginya animo penonton juga menyimpan potensi kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat apabila tidak dikelola dengan perencanaan pengamanan yang matang dan terintegrasi.

“Belajar dari berbagai evaluasi pertandingan sebelumnya, ada sejumlah poin krusial yang harus menjadi perhatian bersama. Pengamanan wajib berpedoman pada standar operasional prosedur yang ketat sesuai Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2002. Tidak boleh ada tindakan di luar prosedur. Keselamatan penonton dan pemain menjadi prioritas tertinggi,” kata Arrizal.

Ia menekankan pentingnya pengaturan zona pengamanan dengan memastikan sterilisasi ring satu, dua, dan tiga. Pemeriksaan terhadap barang bawaan penonton, menurut dia, harus dilakukan secara cermat untuk mencegah masuknya barang terlarang, seperti senjata tajam, minuman keras, maupun flare ke dalam stadion.

Selain pengamanan di dalam arena pertandingan, manajemen lalu lintas juga menjadi perhatian serius. Personel di lapangan diminta memastikan arus kendaraan masyarakat umum tidak terganggu oleh mobilisasi suporter. Penentuan titik parkir yang tepat dinilai penting untuk menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan.

“Penyelenggaraan pertandingan sepak bola dengan massa besar memiliki tingkat risiko keamanan yang kompleks. Aparat dituntut tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki kesiapan manajerial,” ujar Arrizal.

Menurut dia, Rakor Linsek ini digelar untuk memitigasi berbagai potensi gangguan, mulai dari konflik antarsuporter, pelanggaran kapasitas stadion, hingga gangguan arus lalu lintas yang dapat menghambat aktivitas masyarakat luas.

Dalam pengamanan Liga 4 Jawa Tengah, Polres Demak akan mengedepankan langkah preemtif, preventif, hingga represif. Upaya tersebut dilakukan untuk meredam potensi gangguan sejak tahap pra-pertandingan hingga berakhirnya kegiatan.

Kapolres juga mengingatkan panitia pelaksana agar memastikan kelayakan Stadion Sultan Fatah, termasuk kesiapan pintu darurat, ketersediaan tim medis, serta sistem pencahayaan. Hal ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko insiden yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

“Pengamanan tidak bisa berdiri sendiri. Komunikasi antarinstansi, baik Polri, TNI, maupun steward di dalam stadion, harus berjalan selaras dan terintegrasi dalam satu komando yang jelas,” katanya.

Menutup arahannya, Arrizal menegaskan bahwa keselamatan manusia merupakan prinsip utama dalam setiap penyelenggaraan pertandingan.

“Tidak ada pertandingan sepak bola yang sebanding dengan nilai sebuah nyawa. Skor bisa berubah, juara bisa berganti, tetapi keselamatan setiap orang yang hadir di stadion adalah tanggung jawab mutlak yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.(Sgt_Nts./PH)

Total Views: 220

Pos terkait