Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, memimpin langsung gerakan pangan murah pelaksanaan kegiatan di Bawen./Dok.Foto.Jk_Zed.(jurnalterkini.id/Ponco)
Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id — Pores Semarang_Polda Jateng, Sebagai bagian dari gerakan pangan murah serentak yang diinisiasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di seluruh Indonesia, Polres Semarang turut menggelar operasi pasar di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Kamis, 14 Agustus 2025. Agenda ini tersambung secara virtual melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari gudang Bulog, Jakarta.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, memimpin langsung pelaksanaan kegiatan di Bawen. Turut hadir Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf. Guvta Alugoro Koedoes, Kajari Kabupaten Semarang Ismail Fahmi, serta sejumlah pejabat daerah dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan; Dinas Perdagangan dan Perindustrian; Bulog Kabupaten Semarang; dan unsur Forkopimcam Bawen.
Antusiasme warga membludak. Sebanyak 5 ton beras habis diserbu dalam waktu singkat. Selain beras, sejumlah komoditas pokok seperti minyak goreng, gula, telur, dan sayur-mayur juga dijual dengan harga terjangkau, jauh di bawah harga pasar.
“Ini bentuk dukungan Polri terhadap langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan penguatan ketahanan pangan masyarakat,” kata AKBP Ratna dalam keterangannya kepada wartawan.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli tetap stabil di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif.
Salah satu warga Bawen, Agus (47), mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Ia berharap program pangan murah seperti ini bisa diadakan secara berkala. “Kami sangat terbantu. Terima kasih kepada Polres Semarang dan Pemkab Semarang. Mudah-mudahan bisa rutin,” ujarnya.
Menanggapi tingginya animo warga, Polres Semarang menyatakan akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk melakukan evaluasi, pemantauan pasokan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan distribusi yang dapat memicu lonjakan harga di pasar.(Jk_Zed/PH)





