Karimun (Jurnal) – SPBU CODO yang dikelola PT Karimun Mas terletak di Jl. Jendral Sudirman Kelurahan Sei Raya Kecamatan Meral diresmikan Bupati Karimun Nurdin Basirun yang dihadiri Sekda TS. Arif Fadillah, Camat Meral dan para tamu undangan serta masyarakat setempat, Minggu, (16/11/2014).
Rahmat, Manager PT. Karimun Mas dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur telah resmi beroperasinya SPBU dibawah pengelolaan perusahaannya tersebut.
“Saya berharap, kedepannya SPBU baru di Kabupaten Karimun ini bisa memberikan konstribusi bagi daerahnya, ujarnya.
Nurhadiyah, Manager Fuel Retail Marketing Regional I dalam sambutannya mengatakan, SPBU dibawah kelola PT. Karimun Mas merupakan SPBU ke 700 di Sumatera Utara (Sumut). Tetapi SPBU tersebut adalah yang pertama berbentuk atau bersistem Corporate Owner Dealer Operate (CODO) di Provinsi Kepulauan Riau.
SPBU CODO itu adalah SPBU sebagian investasinya merupakan milik Pertamina (Persero). Sementara dari pihak pengusaha sahamnya hanya sebesar 20 persen, ungkapnya.
Dikatakan Nurhadiyah lagi, subsidi BBM yang ditanggung oleh Pemerintah sudah sangat memberatkan keuangan negara, yaitu sekitar Rp 300 triliun uang negara digunakan untuk subsidi BBM, yang pada hakikatnya terbuang dengan percuma.
Jadi sudah saatnya kita mencoba menghemat dana atau keuangan Pemerintah dengan tidak mengunakan BBM bersubsidi bagi yang tidak berhak mengunakannya, ujarnya.
Bupati Karimun, Nurdin Basirun dalam kata sambutannya mengatakan sangat merasa senang dengan beroperasinya SPBU baru tersebut. Dengan adanya SPBU baru lagi katanya dapat mengatasi antrian panjang yang terjadi di SPBU Poros.
Setiap hari saya melihat di SPBU Poros terjadinya antrian kendaraan cukup panjang. Hal itu membuat saya merasa risau. Mudah-mudahan hadirnya SPBU baru ini kerisauan itu dapat teratasi, kata Nurdin.
Seperti pemberitaan sebelumnya, BBM yang telah ada saat di SPBU dibawah kelola PT Karimun Mas dengan nomor pelanggan 13.294.703 sebanyak 160 KL. Di antaranya jenis Premium 90 KL, Pertamax 20 KL, Solar subsidi 30 KL, serta Solar non subsidi 20 KL. Dan di SPBU baru tersebut adanya terdapat perbedaan dengan SPBU terletak di Jalan Poros di yang dikelola PT Ology Karimun Bumi Sukses (OKBS).
Yang mana di SPBU baru tersebut beroperasi dari pukul 06.00 WIB sampai 21.00 WIB, dengan memberlakukan 2 shift kerja bagi karyawannya, yakni pukul 06.00-14.00 WIB (pertama), kemudian dari pukul 14.00-21.00 WIB (kedua). Kelebihan lainnya menjual solar non-subsidi. (edy)





