
Menurut dia, Menteri Perhubungan sudah turun meninjau langsung proyek itu (pelabuhan Malarko dan bandara), dan baru saja Kepala Staf Presiden Pak Moeldoko juga melakukan hal yang sama.
Hal ini, kata dia, menunjukkan pusat berkomitmen untuk melanjutkan pembangunannya, begitu juga keinginan pada pemimpin yang akan dipilih nantinya.
“Dan untuk membangun Karimun tidak cukup hanya dengan APBD kabupaten, tetapi juga butuh APBD Provinsi dan APBN. Dan sosok yang tepat untuk itu adalah Soerya Respationo dan Aunur Rafiq, meskipun begitu, kami ingin minta komitmen langsung dengan Soerya,” katanya didampingi tokoh pemuda Sei Lakam, Ramlan.
Long Aca menegaskan, pertemuan dengan puluhan tokoh masyarakat itu baru menyatukan visi dan persepsi sehingga ada satu sinergi dan arah dalam menentukan pilihan dalam pesta demokrasi.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan, keputusan untuk mendatangi Long Aca karena sudah diketahui khalayak banyak berbuat untuk kemajuan Karimun.
“Kami ingin Long yang sudah kami yakini telah banyak berbuat buat untuk kampung kite ini, khususnye Kecamatan Tebing ini bisa membantu harapan dan keinginan bersame ini. Kite siap dukung ape yang Long arahkan dan kami siap bersinergi,” ucap mereka.
Sementara itu, Long Aca menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan silaturahmi untuk menyampaikan komitmen mendukung kelanjutan pembangunan Karimun ke depan.
“Ape yang saudara sampaikan juga sama dengan keinginan hati saye. Untuk itu kite sepakat memilih pemimpin harus punya tujuan. Tujuan ini yang harus kita sepakati yang menurut saya intinya bagaimana pembangunan di Karimun bisa dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujar Long Aca. (rdi)






