Kapolsek menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengeluarkan darah dari bagian hidung dan mulut, tubuhnya juga sudah membengkak.
“Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” jelasnya.
Diketahui, dari keterangan rekannya korban yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen ini diketahui sering mengkonsumsi obat-obatan dengan merk antimo.
Korban mengkonsumsi obat tersebut bahkan lebih 5 papan dalam sehari, sehingga diduga ia tewas karena overdosis.
“Kita masih menunggu hasil visum mengenai dugaan tersebut,” ucap Kapolsek.(yra)






