Bupati juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir dengan ketersediaan minyak goreng di Kabupaten Karimun.
Bupati memastikan ketersediaan minyak goreng cukup bagi kebutuhan masyarakat sampai lebaran idul fitri 1443 H.
“Ketersediaan minyak goreng di Karimun cukup sampai lebaran, untuk itu masyarakat diharapkan jangan sampai panik dan membeli minyak goreng sebanyak-banyaknya. Justru, kepanikan ini yang akan menyebabkan kelangkaan,” kata Bupati.
Tidak hanya BLT, penyaluran juga dilakukan untuk Bantuan Sosial Sembako (BSS) dengan jumlah keluarga penerima manfaat yang sama.
Dimana, mereka mendapatkan uang non tunai senilai Rp200 ribu tunai untuk alokasi per bulan Mei 2022. (YRA)






