BC Kepri Sebut Tren Ekspor Komoditas Pertanian Karimun Naik 30 Persen di 2021

Kakanwil DJBC Khusus Kepri Akhmad Rofiq (foto: yra)
Kakanwil DJBC Khusus Kepri Akhmad Rofiq (foto: yra)

Ia menjelaskan, adapun sejumlah komoditas pertanian yang memiliki pasar ekspor dari Karimun diantaranya daging kelapa, kulit kayu bakau, hingga potensi maritim seperti kerupuk dan ikan segar.

“Negara-negara tujuan ekspor itu sendiri meliputi Malaysia, Philipina, Singapura, dan China,” ucap Rofiq.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, menyebutkan bahwa kegiatan ekspor merupakan salah satu kunci utama untuk pemulihan ekonomi saat ini.

Menurutnya, ekspor sangat mampu mendorong dunia usaha baik sektor regional maupun nasional.

“Karena dunia usaha regional dan nasional menjadi tulung punggung perekonomian yang sehat dan dinamis. Sehingga, dalam kegiatan ekspor ini agar bisa lebih kompetitif di pasar global,” kata Anwar.

Anwar mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi Karimun bahkan melambat hingga minus 3,87 persen selama masa pandemi.

Salah atau faktornya, kata dia, adalah menurunnya nilai ekspor dan meningkatnya nilai impor pada masa pandemi.

Dengan begitu, menurutnya pengembangan potensi ekspor di Karimun masih perlu dilakukan peningkatan agar dapat sejalan dengan program pemulihan ekonomi secara nasional maupun regional.

“Terlebih Karimun kan punya 4 pelabuhan ekspor-impor, maka potensi penduduk dan peluang ekspor ini tentu menjadi nilai tersendiri untuk meningkatkan aktivitas ekspor,” ucap Anwar.

Baca juga: BC Kepri Gagalkan Penyeludupan Baby Lobster Senilai 1,5 Milyar

Total Views: 168

Pos terkait