Pj Bupati Bekasi dan Dinsos “Berani” Tanggulangi Dampak Sosial Pandemi Covid-19

Pj Bupati simbolik berikan bantuan beras 3 ton kepada H Marsan.
Pj Bupati simbolik berikan bantuan beras 3 ton kepada H Marsan.

Bekasi, JurnalTerkini.id – Slogan baru Pj Bupati Bekasi Dr Dani Ramdan MT adalah Kabupaten Bekasi BERANI (Berantas Pandemi) bukan hanya lips service semata, tetapi tindakan nyata dengan mengintruksikan Kepala Dinas Sosial di bawah komando Drs Endin Samsudin beserta jajarannya untuk bergerak menanggulangi dampak sosial akibat pandemi Covid-19 dan juga dampak PPKM level 4, yang diperpanjang hingga tanggal 9 Agustus 2021.

Setelah mengintruksikan seluruh ASN BERBAGI, kini lanjut program kunjungan ke berbagai tempat yang terdampak sosial, dan sebagai pilihan perdana adalah Yayasan Al Fajar Berseri tempat penampungan dan rehabiltasi Orang Dalam Gangguan Jiwa ( ODGJ) dan Panti Jompo, Selasa (3/8/2021) di Desa Sumber Jaya Tambun Selatan Kab Bekasi.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutanya Dani Ramdan mengatakan bahwa sangat menghormati ketua yayasan H Marsan, sekalipun di dunia saya seorang Bupati, mungkin kalau di akhirat beliau (H Marsan) yang lebih tinggi kedudukannya.

Dani menambahkan bahwa sangat terkesan, karena belum ada orang terkaya di Kab Bekasi yang sanggup memberi makan setiap hari 30 kilo beras perhari untuk sebanyak 447 orang, maka kita Pemerintah harus membantunya, bukan hanya sekali ini saja, namun di anggarkan setiap tahunnya.

“Saya sangat menghormati beliau, sekalipun bukan orang kaya, bukan orang yang bergelar pendidikan, bukan seorang ulama, namun dapat melakukan hal yang sangat besar, dan membantu Kab Bekasi mengurusi warga yang di anggap sampah oleh masyarakat, ” Ujar Dani.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Drs Endin Samsudin mengatakan bahwa kegiatan ini adalah program bantuan sosial Pemda Kabupaten Bekasi kepada Yayasan Al Fajar sebanyak 3 ton beras dan Yayasan Al Nuriah sebanyak 1ton di Desa Mangun Jaya Kecamatan Tambun Selatan

Lebih lanjut, Endin panggilan akrabnya menambahkan bahwa pemberian kepada PKH 76.396 KPM yakni berupa beras 10 kg, dan diharapkan pada 5 Agustus selesai melalui transporter kantor pos. Kemudian bantuan nontunai untuk 157.000 KPM, dan saldonya sudah ada untuk 3 bulan ke depan, yaitu Juli – September 2021, lanjut BST yang sifatnya rutin, kemaren sempat terhenti, kini di lanjutkan kembali untuk sebanyak 28.000 KPM dan saldonya sudah ada untuk dua bulan kedepan.

Total Views: 550

Pos terkait