Pemprov Kepri Usulkan Dua KEK Pariwisata

Karimun (Jurnal) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengusulkan beberapa daerah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata kepada pemerintah pusat.

“Di antaranya di Galang Batang, Bintan dan Pulau Asam, Karimun. Kita masih memenuhi persyaratan yang ditentukan pemerintah pusat, mudah-mudahan akhir tahun sudah selesai,” kata Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam kunjungan ke Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Sabtu.

Bacaan Lainnya

Nurdin Basirun juga mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk mengusulkan status KEK Pariwisata untuk kawasan “Coastal Area” Tanjung Balai Karimun, khususnya pada kawasan pembangunan kota baru oleh anak perusahaan Panbil Group, PT Jaya Annurya Karimun.

“Kita usahakan usulan itu dalam satu paket, sehingga dapat diresmikan langsung oleh Presiden,” kata dia.

Usulan status KEK Pariwisata, kata dia, diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Riau, sebagai insentif bagi investor yang menanamkan modal di bidang kepariwisataan.

Sebelumnya, Komisaris Utama PT Panbil Group Johannes Kennedy juga mengharapkan kepada pemerintah agar menetapkan “Coastal Area” Tanjung Balai Karimun sebagai KEK Pariwisata.

Menurut Johannes Kennedy, kawasan kota baru yang dibangun di Coastal Area akan dilengkapi dengan pelabuhan feri berkelas dunia, dilengkapi pula dengan hotel, pusat perbelanjaan dan fasilitas kepariwisataan.

Dia mengatakan nilai investasi yang ditanamkan untuk membangun kota baru tersebut, untuk tahap awal sekitar Rp1,5 triliun.

“Kita harapkan demikian, sehingga ada kemudahan-kemudahan pajak yang bisa kita peroleh. Namun, mungkin yang lebih dulu di Pulau Asam,” kata dia.

Panbil Group juga termasuk perusahaan yang menanamkan modalnya di Pulau Asam, Kabupaten Karimun sebagai KEK Pariwisata. (rdi)

Total Views: 206

Pos terkait