Pemerintah Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau menargetkan tercapainya tujuh skala prioritas pembangunan sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021
Karimun (Jurnal) – Pemerintah Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau menargetkan tercapainya tujuh skala prioritas pembangunan sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.
Tujuh prioritas pembangunan tersebut yaitu, percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan dalam rangka peningkatan daya saing daerah. Optimalisasi potensi dan sumberdaya strategis daerah, khususnya sektor pertanian, perikanan dan pertambangan berbasis kelestarian lingkungan. Pemerataan dan peningkatan pembangunan sektor pendidikan, kesehatan dan penyediaan pelayanan dasar air bersih.
Kemudian, perluasan kesempatan kerja, pengentasan kemiskinan serta kesetaraan gender. Pengendalian dan pengawasan penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja dan penyakit masyarakat. Penguatan nilai-nilai budaya serta peningkatan iman dan takwa. Dan, peningkatan kualitas pelayanan publik.
Tujuh prioritas pembangunan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim di Kantor Bupati Karimun, Senin (16/5).
Wakil Bupati Anwar Hasyim dalam pengarahannya, sebagaimana dipantau jurnal mengharapkan kerja sama semua SKPD untuk mengimplementasikan tujuh prioritas pembangunan tersebut dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di setiap SKPD.
RKPD tahunan di setiap SKPD, menurut Anwar Hasyim merupakan penjabaran dari RKPD yang mengacu pada visi dan misi Kabupaten Karimun.
“Setiap SKPD diharapkan memberikan masukan agar RPJMD yang kita susun benar-benar mencerminkan visi dan misi kita,” Anwar Hasyim.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Karimun, Djunaidy mengatakan, RPJMD merupakan program pembangunan lima tahun, sesuai dengan masa jabatan bupati dan wakil bupati saat ini, sebagai pasangan kepala daerah terpilih dalam Pilkada Karimun 2015.
“Penyusunan rencana awal RPJMD 2016-2021 dibantu tenaga pendamping dan tenaga ahli dari Institut Pertanian Bogor,” kata Djunaidy. (rdi)





