Dumai,JurnalTerkini.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Dumai menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Ketua Umum DPP PPP H. Muhammad Mardiono. Dukungan tersebut sekaligus menegaskan sikap DPC PPP Dumai dalam menyikapi dinamika internal kepengurusan partai di tingkat pusat.
Sekretaris DPC PPP Kota Dumai, Budi Andrian Saputra, menegaskan bahwa langkah konsolidasi dan penegakan disiplin organisasi yang dilakukan Mardiono perlu mendapat dukungan dari seluruh kader PPP di daerah.
“Kami DPC PPP Kota Dumai berdiri tegak lurus di belakang Ketum Mardiono. Keputusan untuk memecat Waketum Agus Suparmanto dan Sekjen Taj Yasin Maimoen adalah keputusan yang konstitusional untuk menyelamatkan partai,” ujar Budi kepada awak media, Minggu (1/11/2026).
Menurutnya, sikap tersebut diambil karena DPC PPP Dumai menilai dinamika dan manuver yang dilakukan kedua tokoh tersebut telah berdampak terhadap soliditas internal partai serta dinilai tidak sejalan dengan garis kepemimpinan Mardiono.
Budi menyebut, menjaga keutuhan organisasi menjadi hal penting agar PPP tidak terpecah di tengah persiapan menghadapi berbagai momentum politik ke depan.
“Kami menilai Agus Suparmanto dan Taj Yasin sudah tidak lagi memiliki komitmen terhadap PPP. PPP membutuhkan kader yang loyal dan mengutamakan kepentingan partai, bukan kepentingan pribadi,” tegasnya.
Lebih lanjut, DPC PPP Kota Dumai mengajak seluruh DPW dan DPC PPP di Indonesia untuk tetap menjaga kekompakan, tidak terprovokasi oleh dinamika internal, serta menghormati kepengurusan yang mereka nyatakan sah di bawah kepemimpinan H. Muhammad Mardiono.
Budi berharap, konsolidasi organisasi dapat memperkuat persatuan seluruh kader sehingga PPP bisa kembali fokus menjalankan kerja-kerja politik dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa salah satu harapan besar kader PPP adalah mengembalikan kejayaan partai berlambang Ka’bah tersebut dengan kembali memperoleh kursi di DPR RI atau Senayan.
“Harapan kami, PPP kembali solid, kompak, dan fokus bekerja untuk rakyat. Yang terpenting, bagaimana PPP bisa kembali ke Senayan,” tutupnya.





