Kebumen, Jurnalterkini.id – Roda organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tegal resmi memasuki babak baru. Kepengurusan PWI Kabupaten Tegal masa bakti 2026–2029 secara sah mengemban amanah baru usai melalui prosesi pelantikan khidmat yang digelar di kawasan wisata alam Pantai Sagara View, Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (7/11/2026).
Mengusung tema besar “Merawat Sinergi, Merefleksikan Kemitraan Strategis”, pemilihan lokasi di luar daerah ini sekaligus menjadi simbol penyegaran semangat dan komitmen jurnalis dalam memperluas cakrawala pandang organisasi yang lebih dinamis, terbuka, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Prosesi pelantikan pengurus baru ini berlangsung hangat dan meriah dengan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para pejabat teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal.
Kehadiran para pemangku kebijakan utama daerah menunjukkan eratnya hubungan antara eksekutif, legislatif, aparat penegak hukum, dan insan pers di Bumi Slawi. Tampak hadir langsung memberikan ucapan selamat dan dukungan penuh, di antaranya Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Ahmad Kholid, Kasdim 0712 Tegal Mayor CPM Abdul Khamim, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal Amir Makhmud.
Dalam arahannya di hadapan para pengurus PWI dan tamu undangan, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menekankan posisi vital pers. Menurutnya, pers tidak sekadar menjadi penyampai informasi, melainkan memiliki peran ganda sebagai pengawas independen (social control) sekaligus mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam mengawal roda pembangunan.
Bupati Ischak dengan tegas menyatakan bahwa Pemkab Tegal sangat terbuka terhadap segala bentuk masukan, koreksi, maupun kritik yang bersifat membangun demi peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat luas.
“Kritik yang objektif, berimbang, dan konstruktif menjadi bagian penting dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik serta memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan,” tegas Ischak di tengah sambutannya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan agar insan pers di tengah gempuran arus informasi digital dan media sosial saat ini senantiasa menjaga independensi, menjunjung tinggi kompetensi profesional, serta berpegang teguh pada koridor Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Di tengah derasnya flood of information (banjir informasi), integritas wartawan menjadi benteng utama agar masyarakat tidak terjebak dalam disinformasi atau berita bohong (hoax).
Senada dengan Bupati Tegal, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, turut memberikan arahan strategis bagi para pengurus yang baru saja dilantik. Dalam pesannya, ia menekankan agar kepengurusan periode 2026–2029 mampu fokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para anggotanya.
Peningkatan kompetensi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan pelatihan jurnalistik lanjutan dinilai krusial agar wartawan anggota PWI mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, mendalam, dan berdampak positif bagi masyarakat. Tak lupa, ia juga berpesan agar seluruh pengurus senantiasa menjaga marwah, kehormatan, dan kekompakan organisasi PWI di daerah.
Menanggapi berbagai pesan, arahan, dan harapan besar yang disampaikan, Ketua PWI Kabupaten Tegal, M. Fatkhurrohman, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk membawa organisasi ke arah yang lebih maju. Ia berkomitmen menjadikan PWI Kabupaten Tegal sebagai wadah yang semakin solid, kompak, dan profesional.
Pihaknya menegaskan bahwa kepengurusan baru ini siap memperkuat kolaborasi dan sinergi bersama Pemkab Tegal maupun seluruh elemen masyarakat, tanpa meninggalkan fungsi utama pers sebagai pilar keempat demokrasi yang kritis, objektif, dan independen.
Dengan terselenggaranya pelantikan ini, PWI Kabupaten Tegal diharapkan dapat terus melahirkan program-program kerja nyata yang tidak hanya memajukan kesejahteraan anggota, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan pencerdasan kehidupan bangsa di Kabupaten Tegal. (Yadi)





