
Selain itu ada juga tahapan loading coal bunker, pengambilan sampel bahan bakar, pengecekan emisi gas buang, dan pengambilan sampel hasil pembakaran serta hasil uji coba co-firing.
Biomass kulit pohon sagu dipasok dari beberapa pabrik sagu kecamatan GAS Kabupaten Indragiri Hilir. Pemanfaatan biomassa ini diharapkan dapat mengurangi emisi gas buang, mengurangi pemakaian energi fosil, sekaligus mengembangkan energi baru terbarukan di PLTU Tembilahan dalam membangun potensi pembangkit masa depan yang lebih hijau.
PLTU Tembilahan merupakan pembangkit listrik berteknologi Stoker Boiler dengan kapasitas 2 x 7 MW.
Uji co-firing dilakukan pada boiler Unit 2 dengan komposisi campuran biomass kulit pohon sagu sebesar 20 % dari total coal flow selama 8 jam.
Sementara itu, Co-firing PLTU merupakan sebuah teknologi substitusi batu bara dengan bahan bakar energi terbarukan pada rasio tertentu dengan tetap memperhatikan kualitas bahan bakar sesuai kebutuhan. (abd)






