Meski selama ini tidak terdapat keluhan formal yang masuk, Isnaidi tetap mengimbau kepada aparat Kelurahan hingga tingkat RT/RW untuk selalu responsif. Ia meminta agar setiap permasalahan pelayanan segera dikoordinasikan ke tingkat kecamatan agar tidak terjadi sumbatan komunikasi.
“Selama ini tidak ada keluhan dari masyarakat, kami juga ingin menyampaikan kepada kelurahan maupun RT RW apapun permasalahan terkait pelayanan itu mohon agar segera di koordinasikan dengan tingkat kecamatan,” ujar Isnaidi.
Sementara itu, ketua panitia Forum Konsultasi Publik, Aslina sekaligus sekcam Meral Barat menyampaikan bahwa antusiasme tim panitia sangat tinggi dalam menyiapkan acara ini.
“Tentunya kami sangat bersenang hati dan kami sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini dengan penuh semangat. Hari Rabu kemarin kami bersama teman-teman panitia sudah mengadakan persiapan untuk pelaksanaan kegiatan,” sampai Aslina.
Laporan panitia mencatat sebanyak 47 peserta hadir dalam forum ini, yang terdiri dari Lurah, Kepala Desa, praktisi, Ketua RT/RW, tokoh agama, perwakilan media, LSM, hingga mahasiswa. Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan dapat memberikan masukan yang komprehensif bagi perbaikan standar pelayanan publik di Meral Barat.
“Untuk peserta berjumlah 47 orang yang terdiri lurah, kades, praktisi, RT RW, tokoh agama, media, LSM, dan mahasiswa,” akhiri Aslina.(edy)






