Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha dalam giat panen jagung di Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Kamis, 8 Januari 2026./Dok.Foto.M_E.(juranalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id — Kepolisian Resor Demak menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Swasembada Pangan Nasional. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha di Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Kamis, 8 Januari 2026.
Panen raya tersebut diikuti jajaran pejabat utama Polres Demak, Camat Mranggen, Kepala Desa Sumberejo beserta perangkat desa, serta kelompok tani setempat. Kegiatan ini mencerminkan sinergi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Panen jagung di Desa Sumberejo merupakan bagian dari agenda panen raya jagung serentak yang dilaksanakan secara nasional pada kuartal pertama 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di tengah tantangan ekonomi dan perubahan iklim.
Dari lahan pertanian seluas sekitar satu hektare, para petani Desa Sumberejo berhasil memanen jagung sebanyak kurang lebih lima ton. Jagung yang dipanen merupakan jenis jagung hibrida atau jagung pipil, yang telah dibudidayakan sejak Oktober 2025. Proses penanaman hingga panen dilakukan melalui pendampingan dan kerja sama lintas sektor, termasuk dukungan dari aparat kepolisian dan pemerintah setempat.
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha mengatakan keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung kebijakan nasional, khususnya penguatan ketahanan pangan yang dimulai dari desa.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga siap mengawal dan menyukseskan program strategis pemerintah, terutama di bidang ketahanan pangan,” kata Ari Cahya Nugraha di sela kegiatan panen.
Ia menambahkan, dukungan Polres Demak terhadap sektor pangan juga sejalan dengan upaya menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Menurut dia, ketersediaan bahan pangan lokal yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
Saat ini, Polres Demak telah menyiapkan pendirian tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Demak. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
Melalui panen raya jagung dan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis, Polres Demak berharap kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Demak.
“Kami siap mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah demi terwujudnya ketahanan pangan, pemenuhan gizi masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga Demak,” ujar Ari menutup kegiatan.
(Munthohar_Ershi./PH)







