Ia juga menyebutkan dalam rancangan program jangka menengah daerah Kabupaten Karimun ia bersama wakil bupati Karimun akan mencetak pengusaha muda dan pengusaha perempuan tangguh.
“Dalam program RPJMD kami ingin mencetak para pengusaha muda dan pengusaha perempuan tangguh. Harus kita bina dari mulai produk hingga pemasaran,” katanya.
Adapun produk unggulan dari Karimun seperti kuliner, kayu manis, manisa, sagu, maupun batik.
“Untuk produk unggulan dari Karimun ini kami lihat seperti kuliner, kayu manis, manis-manisan, sagu, batik dan lainnya. Kami akan menyeleksi nantinya agar menjadi sebuah kekuatan kita. Termasuk BNI 46 mereka mempunyai rumah untuk UMKM kita,” ungkapnya.
Sementara itu, Tri Wahyudi kepala KPPBC Tanjung Balai Karimun sekaligis kepala eksportir UMKM Karimun mengungkapkan paguyuban yang di dirikan terdiri dari instansi-instansi terkait untuk memberikan pendampingan kepada pelaku usaha.
“Untuk paguyuban memang mengumpulkan berbagai instansi dalam kaitannya dengan kegiatan ekspor, kami di Bea Cukai sebagai ketua kelasnya saat ini. Kita harus membekali teman-teman pengusaha dalam perpajakan,” ungkap Tri Wahyudi.
Ia melanjutkan ingin memberikan pendampingan kepada mereka, terkait dengan jumlah sebanyak 38 orang secara keseluruhannya lebih dari itu. Saat ini yang memiliki potensi akan terus kami dorong melihat kualitas ekspor saat ini.
“Kita optimis dengan berbagai macam kegiatan pendampingan termasuk kegiatan hari ini membuka pemahaman teman-teman pengusaha untuk bisa masuk ke pasar luar negeri, bahwa teman-teman dari kementrian perdagangan juga membuka peluang untuk bisa mencari pasar,” tutupnya.(edy)





