
Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menekankan pentingnya para kepala desa (kades) untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan dalam melaksanakan kegiatan desa, terutama dalam melayani masyarakat.
“Hal lain yang ingin saya sampaikan juga terkait dengan desa, ada beberapa desa yang sedang ada permasalahan, maka dari itu untuk pak kades dalam melakukan kegiatan harus memperhatikan aturan-aturan yang telah ditetapkan terlepas dari melayani masyarakat, tolong urusan masyarakat ini di urus dengan benar supaya kita mampu bersinergi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Gemuruh Ari Supriadi Nurfaizal mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas terlaksananya festival seni budaya di desanya. Ia menjelaskan bahwa kegiatan festival ini bukan hanya sebagai hiburan semata, tetapi menjadi momentum yang penting untuk menjaga budaya dan mengingatkan generasi muda akan warisan budaya daerah mereka.
“Alhamdulillah kegiatan festival seni budaya ini bukan hanya sebagai penghibur masyarakat, namun sebagai momentum menjaga budaya dan mengingatkan generasi muda akan budaya kita,” ujarnya.
Ari Supriadu Nurfaizal melaporkan bahwa alokasi dana desa untuk kegiatan festival seni budaya tersebut sebesar Rp22 juta rupiah.
“Izinkan kami melaporkan alokasi dana desa sebesar 22 juta rupiah namun saya mengapresiasi para panitia yang berani membuat acara ini selama 4 hari 5 malam. Alhamdulillah, bapak bupati, pimpinan BRI Tanjung Batu dan PT Timah memberikan bantuan,” sampainya.
Ia berharap kegiatan festival seni budaya Desa Gemuruh mampu melestarikan budaya khususnya di Kabupaten Karimun serta mengapresiasi keberhasilan Desa Gemuruh yang mampu masuk nominasi 15 besar desa terbaik nasional.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat melestarikan budaya kita budaya melayu di Desa Gemuruh khususnya di Kabupaten Karimun. Pada tahun ini Desa Gemuruh masuk 15 besar desa terbaik nasional kategori program desa brilian, ini tidak lepas dari dukungan pemerintah Kabupaten Karimun,” tutupnya. (edy)






