Selain itu, lanjut Subhan lagi, pihaknya juga mengirimkan 5 unit genset kecil untuk mendukung suplai listrik sementara di fasilitas vital seperti kantor pemerintahan, puskesmas, dan pusat layanan publik. Sebagai bagian dari upaya tanggap darurat, PLN juga menjalin koordinasi intensif dengan stakeholder setempat seperti Pemerintah Kabupaten Karimun, aparat Kecamatan Parit, TNI/Polri, serta tokoh masyarakat untuk memastikan kelancaran proses penanganan dan pemulihan sistem kelistrikan di lapangan.
” Dukungan dari pemerintah daerah dan aparat setempat sangat membantu percepatan penanganan di lokasi. Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan respon cepat seluruh pihak,” tambah Ahmad Subhan Hadi.
Selain memperkuat sistem kelistrikan, PLN juga segera menyalurkan lampu-lampu emergency guna membantu penerangan warga selama proses pemulihan berlangsung.
Langkah cepat dan kolaboratif ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang mengandalkan sistem pembangkit lokal.
” Alhamdulillah, kini sudah proses pemulihan sudah selesai dan kembali normal. Jadi, pelanggan PLN sudah menikmati listrik 24 jam,” ucapnya.(*/red)






