Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2025 Kodim 0716/Demak, di Lapangan Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak,/Dok.Foto.Mac_Ko76.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2025 Kodim 0716/Demak resmi dimulai. Upacara pembukaan digelar di Lapangan Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, pada Rabu pagi, 23 Juli 2025.
Acara ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Ahmad Sugiarto, S.T., M.T., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Bupati Demak. Hadir dalam upacara tersebut jajaran Forkopimda Demak, termasuk Dandim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansah, S.Sos., M.Han., Wakapolres Demak Kompol Hendrie Suryo Liquisasono, S.H., S.I.K., M.A.P., Ketua Pengadilan Negeri Demak Muhamad Fauzan Haryadi, S.H., M.H., serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Demak.
Turut hadir pula Danramil 06/Wedung Lettu Inf Miftahul Alim sebagai Komandan Upacara dan Pasi Pers Kapten Inf Ahmad Zazuli sebagai Perwira Upacara. Kegiatan diawali dengan laporan komando dan kesiapan pelaksanaan TMMD oleh Pasi Ter Kapten Inf Irwandi, kemudian dilanjutkan dengan penyematan pita serta penyerahan alat kerja secara simbolis oleh Inspektur Upacara.
Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan penandatanganan naskah program TMMD dan pemukulan gong oleh Inspektur Upacara, didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Demak.
Dalam sambutan tertulis Bupati Demak yang dibacakan Inspektur Upacara, Pemerintah Kabupaten menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. “TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan desa,” ucapnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mengatasi tantangan pembangunan, baik dari aspek infrastruktur, sosial, maupun ekonomi. “Program ini mencerminkan nilai luhur bangsa: gotong royong, persatuan, dan kepedulian,” ujarnya.
Masyarakat juga diimbau untuk aktif terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan, baik fisik seperti pembangunan infrastruktur, maupun non-fisik seperti penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan TNI dan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran TMMD diharapkan memberi manfaat jangka panjang dan mempercepat terwujudnya Demak yang bermartabat, maju, dan sejahtera,” tegasnya.
TMMD di Desa Geneng ini akan berlangsung selama satu bulan, hingga 21 Agustus 2025. Sasaran fisik berupa betonisasi jalan sepanjang 463 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 15 sentimeter. Selain itu, program ini juga mencakup sasaran non-fisik seperti penyuluhan kerukunan umat beragama, deradikalisasi, serta pembinaan kesadaran bela negara.(Mac_Ko76./PH)





