TEGAL, JurnalTerkini.id – Sejumlah awak media dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Wartawan Online (IWO) mendapat undangan dari Polres Tegal di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Tegal, Kamis 15 Agustus 2024.
Para awak media menghadiri acara tersebut dalam rangka silaturahmi dan tatap muka bersama Kapolres Tegal.
Di depan awak media dan sejumlah anggotanya Kapolres Tegal AKBP Andri M Indra waspada Amirullah memperkenalkan biodata diri dan Program kerja unggulan di wilayah kerjanya.
Program kerja unggulan tersebut yaitu Tegal Purbaya singkatan dari Prediktif, Unggul, Religius, Dan Berkarya. Program Purbaya diciptakan dengan mengangkat kearifan lokal.
Program Tegal Purbaya dimaksud untuk penguatan internal Polres. Sementara untuk penguatan eksternal kapolres akan menjalankan Program Moci Garo Ndopok yaitu minum teh sambil berbincang.
Melalui program Moci Karo Ndopok, maka Kapolres Tegal akan sering bersentuhan dengan dengan berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya secara formal saja, tapi bisa secara informal yaitu dengan minum teh bersama.
Di dalam Program Moci Garo Ndopok, AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah menjalankan ada lima kegiatan yang akan dijalankan.
Pertama, Jamasan Pilkada atau Jaga Keamanan dan Keharmonisan Sukseskan Pilkada.
Kedua, Tari Sintren atau Menata Jaringan Antisipasi Hoaks, Ujaran Kebencian, dan Berantas Judi Online.
Ketiga, Cacaban atau Curhat dan Berbagi Cerita Bakda Jumatan.
Keempat, Kalisoka atau Kapolres/Kapolsek Keliling Jalin Komunikasi Sosial untuk Ciptakan Keamanan.
Kelima, Guci Kamtibmas atau Guyub Ciptakan Keamanan dan Ketertiban di masyarakat.
Melalui program unggulannya, AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah berkomitmen menjadikan Polres Tegal mendorong masyarakat untuk membangun hubungan yang berlandaskan religiusitas dan soliditas berdasarkan prinsip Moci Karo Ndopok, demi terciptanya kerukunan dan ketentraman.
Menjamin pemeliharaan harmoni, Kamtibmas dan pembangunan masyarakat (Harkamtibmas) di Kabupaten Tegal guna mendukung dan menyukseskan pesta demokrasi Pilkada.
Serta mengutamakan pendekatan sosial kemasyarakatan berbasis kearifan lokal, dan landasan spiritual untuk mencegah terjadinya perselisihan atau konflik di masyarakat.
“Lewat beberapa program yang kami hadirkan, tujuan utamanya kami ingin terjun atau jemput bola langsung ke masyarakat. Kami ingin mendengarkan langsung apa aspirasi yang ingin disampaikan, dan apa yang menjadi kendala masyarakat,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan pemberian cindera mata berupa plakat kepada Ketua PWI Kabupaten Tegal Fathurohman dan topi kepada seluruh awak media. (Yadi)







