Natuna, JurnalTerkini.id – Pria yang mempunyai jabatan sebagai Komandan Lanud RSA ini berdiri tegak di antara kerumunan masyarakat yang hendak melakukan pemeriksaan kesehatan, donor darah dan pembagian kacamata gratis. Perlahan namun pasti, ia melihat masyarakat semakin banyak yang berkumpul di Pantai Piwang.
Sikapnya tenang, pandangan dan lirikan matanya mengintari tempat dilaksanakannya Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI AU ke- 77. “Antusias masyarakat begitu besar, saya sendiri kaget,” ucap Kolonel Pnb Dedy Iskandar, S,Sos.,M.M.S.,M.Han, Rabu 10 Juli 2024.
Didampingi oleh Sekda Natuna Boy Wijanarko, ia mengayunkan langkahnya menyusuri satu persatu tenda Bakti Sosial Kesehatan. “Awalnya kita menyiapkan 100 orang untuk pemeriksaan kesehatan, terus saya terima laporan sekarang menjadi enam ratusan yang mau periksa, enam kali lipat dari yang kita persiapkan,” jelasnya.
Langkahnya sejenak terhenti di tenda donor darah, ia memandang kegiatan yang sedang terjadi saat itu.
“Sementara ini kita batasin pendaftaran pemeriksaan kesehatan, takutnya kalau diterima semua nanti jadi kewalahan. Kasihan dokternya begitu juga dengan masyarakat yang menunggu, jadi kita utamakan dulu yang sudah tua kemudian yang punya penyakit urgen. Kita akan layanin semua, obat-obatan juga masih banyak,” ucapnya dengan semangat.

Puas berkeliling, di hadapan sejumlah wartawan yang telah berkumpul, ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bakti TNI AU kepada masyarakat Natuna dalam peningkatan kualitas kesehatan.
“Kita kedatangan dokter-dokter spesialis dari Tim Flying Specialist dan Flying Dentist Dinas Kesehatan Mabes TNI Angkatan Udara. Ada tujuh dokter spesialis, dengan tim totalnya ada 14 orang datang dari Jakarta. Demi kelancaran kegiatan ini, kita juga berkolaborasi dengan Universitas Airlangga (UNAIR), RSUD serta Dinas Kesehatan Natuna,” katanya.
Langkahnya bergerak mengajak para wartawan menuju tenda utama untuk duduk sambil menikmati kue kotak yang sudah disediakan oleh panitia. “Natuna ini pulau kecil yang berada di ujung utara NKRI. Natuna tempat pijakan dari operasi yang kita lakukan. Kita lakukan pengamatan, pengintaian dan patroli dengan menggunakan pesawat-pesawat TNI AU,” ungkapnya.
Sesekali tatapan matanya memandang wajah wartawan yang duduk bersamanya. “Selain mempertahankan wilayah udara, TNI AU juga mempunyai peranan terhadap lingkungan, mampu menjalin komunikasi dengan masyarakat dan aparat pemerintah. Kita dituntut untuk peka,” paparnya.
Di akhir pertemuan ia mengatakan, komunikasi sosial yang baik dengan setiap unsur masyarakat serta aparat pemerintah lainnya akan memberikan hasil yang positif dalam setiap kegiatan. “Masyarakat akan ikut berpartisipasi dalam mendukung tugas pokok TNI, khususnya tugas TNI AU,” pungkasnya.
Sementara di kejauhan, seorang pria paruh baya berjalan mendekati tempat pendaftaran pemeriksaaan kesehatan. “Ramai juga acaranya,” ucap pria yang enggan menyebutkan namanya kepada media ini.
Lantas Ia mendekati meja pendaftaran dan menyodorkan kartu tanda pengenalnya kepada petugas bakti sosial kesehatan. Menunggu antrian, ia melihat para petugas sedang sibuk.
“Tak menyangka, TNI AU bisa lakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat. Mereka ada dokter spesialisnya juga,” katanya sambil duduk menunggu antrian di tenda yang sudah tersedia.
Lain halnya dengan tanggapan perempuan yang mempunyai anak satu ini. Sambil mengendong anaknya, ia berharap kegiatan seperti ini secara rutin terus dilakukan. “Sebagai seorang ibu tentunya saya senang, saya bisa periksakan kesehatan anak saya di sini. Kalau bisa diadakan rutin tiap bulannya,” harapnya sambil berlalu pergi. (Ron)





