Keberhasilan Cangkok Rahim Pertama di Inggris, Sebuah Harapan Bagi Perempuan

ILUSTRASI - Operasi cangkok rahim (VOA)

“Bisa mengandung anak saya sendiri dan memiliki pengalaman merasakannya, bisa menyusui dan bisa memiliki bayi yang baru lahir, adalah hal yang saya sangat inginkan. Setidaknya, sekali saja,” lanjutnya.

Operasi pencangkopkan rahim sudah banyak dilakukan. Pencangkokan rahim pertama di dunia dilakukan di Arab Saudi pada bulan April 2000 pada seorang perempuan berusia 26 tahun.

Bacaan Lainnya

Di Amerika Serikat sendiri, pencangkokan rahim sudah beberapa kali dilakukan, dan sejumlah di antaranya berlanjut dengan kelahiran. Jennifer Gobrecht, adalah salah satu di antara mereka.

Sejak remaja, Gobrecht tahu bahwa ia terlahir tanpa rahim. Bagi tubuhnya, kehamilan dan kelahiran adalah hal yang mustahil. Namun pada November 2020, ia melahirkan Benjamin, bayi kedua di Amerika yang lahir dari rahim hasil cangkokan dari donor yang sudah meninggal.

Dari tahun 2016 hingga tahun 2021, tercatat ada 33 operasi cangkok rahim di AS – 21 berasal dari donor yang masih hidup, dan sisanya dari donor yang sudah meninggal.

Biaya cangkok rahim di AS sekitar 300.000 dolar, atau sekitar dua kali lipat dari biaya ibu pengganti atau biaya adopsi anak. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 374

Pos terkait