Tanjungpinang, JurnalTerkini.id – Sebanyak 18 dari 24 wartawan yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Lembaga Uji Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) di Tanjungpinang, Jumat-Sabtu (5-6/5/2023), dinyatakan berkompeten.
Direktur LU UKW UPNVY, DR. RR. Susilastuti DN, M.Si menjelaskan, 24 peserta uji itu terdiri atas 6 orang peserta uji jenjang utama, 6 orang peserta uji jenjang madya dan 12 orang peserta uji jenjang muda.
“Dari 24 orang peserta UKW di Lembaga Uji UPN Veteran Yogyakarta pada hari ini, yang dinyatakan kompeten sebanyak 18 orang,” ungkap mantan wartawan Harian Bernas Yogyakarta itu.
Bagi yang belum berhasil, tambah perempuan yang akrab disapa Susi itu, jangan merasa seakan-akan dunia ini sudah tidak berputar lagi. Jadikan ini sebagai pusat pembelajaran dengan mencoba memperbaiki kekurangan ataupun kelemahan dengan terus belajar, bukan berarti tidak baik, namun terus mencoba memperbaiki melengkapi kekurangan, dan bisa mengikuti dalam 6 bulan berikutnya.
“Selamat kepada para peserta yang sudah kompeten, kata kuncinya, jangan langsung berpuas diri, justru ini merupakan tantangan diri untuk semakin dijadikan apakah kita sudah layak untuk maju di tingkat Muda, Madya, ataupun Utama, karena kunci utama tugas kita maju terus belajar,” tegasnya.
Susi mengaku sangat senang melihat antusiasme para wartawan Kepri yang mengikuti UKW ini, walupun ada kendala transportasi laut dari Anambas ke Tanjungpinang yang mesin kapalnya mati satu. Sehingga, perjalanan yang mereka tempuh menjadi tambah lama dari biasanya, 16 jam.
“Saya berharap Uji Kompetensi ini bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas wartawan yang mampu menyajikan sebuah berita yang benar ke depan, meletakkan peran kita sebagai pejuang kebenaran yang merupakan kunci kita maju bergerak,” tegas perempuan enerjik yang juga anggota Dewan Redaksi Majalah Siber Indonesia J5newsroom.com itu lagi.
Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi UPNVY yang juga assesor pada Lembaga Uji (LU) UKW (Uji Kompetensi Wartawan) UPNVY, DR. Agung Prabowo M.Si, mengatakan pola kerja wartawan sama persis dengan kerja dosen. Melakukan riset, mengumpulkan data, melakukan verifikasi fakta sebelum menyebarkannya kepada publik.
“Karena itulah, kerja-kerja seperti ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang profesional dan kompeten. Termasuk wartawan, yaitu wartawan yang telah kompeten,” ujar Agung.
Mantan wartawan Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta itu menambahkan, para wartawan dari Tanjungpinang, Batam, Natuna dan Anambas yang mengikuti ujian ini, dapat memanfaatkan momentum ini tidak sekadar hanya untuk ujian saja. Tetapi juga menimba ilmu dan pengalaman dari para penguji yang rata-rata telah lebih dari 20 tahun menjadi praktisi dan akademisi ilmu jurnalistik.
UKW di Tanjungpinang ini dibuka dan ditutup oleh anggota Dewan Pers yang juga Ketua Komisi Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Dewan Pers, Paulus Tri Agung Kristanto.
Dikatakannya, tahun ini Dewan Pers telah menyiapkan program UKW secara gratis kepada ribuan wartawan di Indonesia melalui lembaga penguji yang telah ditunjuk. Meskipun saat ini di Indonesia terdapat 38 provinsi, tetapi untuk anggaran tahun 2023 ini, UKW hanya dilaksanakan di 34 provinsi, karena ini adalah anggaran yang diusulkan tahun lalu sebelum adanay pemekaran wilayah.
“Tahun ini, sebanyak 1.500 wartawan dari 34 provinsi akan mengikuti uji kompetensi dari Dewan Pers,” ungkap anggota Dewan Pers itu.
Pria yang akrab disapa Tra tersebut mengucapkan selamat kepada peserta yang dinyatakan berkompeten dan bagi peserta yang belum berhasil silakan mencoba kembali pada ujian mendatang. “Bagi yang belum lulus jangan patah semangat, dunia belum kiamat, ulangi lagi,” tegasnya sebelum sesi foto bersama dengan para penguji dan peserta UKW.





