Bupati mengatakan, permintaan penambahan mesin itu untuk mengatasi permasalahan kondisi kelistrikan di Karimun yang rawan terjadi defisit daya.
Dimana, daya mampu pasokan listrik di Karimun mengalami defisit apabila salah satu mesin baik di PLTD Bukit Carok maupun PLTU Sei Batak mengalami kerusakan.
“Jika terjadi beban puncak dan mesin ada yang rusak, maka daya mampu berkurang. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan, sehingga kita meminta penambahan mesin ini,” katanya.
Bupati menyebut permintaan tersebut disambut baik oleh Kepala PLN wilayah Kepri dan Riau yang akan mengadakan mesin diesel 4 megawatt (MW) untuk Kabupaten Karimun.
“PLN menyampaikan kepada kita akan mengirim mesin 4 MW, inshaallah sebelum bulan suci ramadhan sudah beroperasi agar tidak terjadi pemadaman,” ucapnya.





