Operasi SAR Gempa di Turki Terus Berlangsung di Tengah Suhu Membeku

Tim SAR terus melakukan pencarian korban di antara puing-puing bangunan yang runtuh di tengah suhu membeku di Malatya, Turki, Selasa, 7 Februari 2023. (AP/Emrah Gurel)
Tim SAR terus melakukan pencarian korban di antara puing-puing bangunan yang runtuh di tengah suhu membeku di Malatya, Turki, Selasa, 7 Februari 2023. (AP/Emrah Gurel)

Operasi SAR masih terus berlangsung di kawasan bencana gempa di Turki. Setelah malam yang diliputi suhu membeku, rasa frustrasi semakin besar di kalangan para penyintas.

Keputusasaan semakin besar di Turki selatan memasuki hari kedua pascagempa bumi dahsyat di sana. Deniz, yang hanya bersedia memberikan nama panggilannya, kehilangan harapan akan menemukan anggota keluarganya yang terkubur reruntuhan rumahnya yang ambruk di provinsi Hatay.

Bacaan Lainnya

Katanya, dia mendengar keluarganya mengatakan “tidak ada yang datang.” Keluarga dan negaranya sudah musnah, ungkap Deniz. “Oh Tuhanku!,” serunya. “Mereka memohon, tetapi tidak ada yang datang. Negara macam apa ini?,” ujarnya.

Pihak berwenang Turki mengatakan sebanyak 17.000 bangunan hancur, dan banyak orang masih terperangkap di bawah reruntuhan pada Selasa (7/2).

Kecaman semakin nyaring disuarakan terhadap upaya tanggap darurat. Tetapi petugas penyelamatan juga berhasil mengevakuasi korban.

Di kota Diyarbakir, mereka berhasil menyelamatkan seorang anak berusia 13 tahun yang terkubur di bawah reruntuhan apartemen yang ambruk.

Namun kini kawasan itu didera suhu di bawah nol, di mana hipotermia menjadi ancaman baru yang dihadapi orang-orang yang diduga masih terperangkap puing-puing. Operasi penyelamatan pun harus berlomba dengan waktu.

Total Views: 520

Pos terkait