Sosialisasi proses pembuatan kompos, menurut Rita, cocok dilakukan di PT Saipem karena banyak menghasilkan limbah-limbah organik yang bisa dimanfaatkan untuk kompos.
“Kita juga melibatkan teman-teman. Nah, kedepan setiap hari Jumat, sedekah sampah ini kita adakan di perusahaan-perusahaan lain, termasuk instansi vertikal,” ungkapnya.
Rita mengajak para karyawan perusahaan bisa mengurangi dan mengelola sampah yang memiliki manfaat, dan PT Saipem juga sebelumnya telah berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di wilayah operasinya.
“Kiita semua harus peduli dengan lingkungan. Ayo, mari kita gencarkan program ini dimulai dengan membuang sampah pada tempatnya,” pesannya. (rdi)





