Senada, salah satu Nelayan di Dusun III Mata Air Desa Kundur, Jarfadli mengungkapkan dengan adanya penahan abrasi ini membuat mereka lebih tenang karena rumah mereka sangat dekat dengan pantai.
“Apabila air sedang pasang tinggi biasanya bisa naik sampai ke rumah, namun sekarang sudah di pasang penahanan abrasi, mudah mudahan air tidak naik lagi dan saya beserta keluarga juga lebih aman,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Rita Agustina mengungkapkan pemasangan penahanan abrasi sangat bagus dan menjadi cara yang cepat dalam meminimalisir terjadinya abrasi akibat pasang surut air laut.
“Penanaman mangrove adalah cara terbaik dalam mengurangi abrasi dan juga banyak manfaat dari penanaman mangrove seperti penyerap karbondioksidasi yang baik, sebagai tempat hidup biota laut seperti udang, kepiting dan ikan kecil, akan tetapi penanaman mangrove butuh waktu yang lama,” terangnya.
Sementara itu Camat Kundur Barat Khaidir mengapresiasi PT Timah yang telah peduli terhadap lingkungan dengan melakukan kegiatan penanaman mangrove dan juga pemasangan penahanan abrasi.
“Pemasangan penahan abrasi di bibir pantai itu sangat baik, terlebih jika masyarakat dapat mengelolanya menjadi lokasi wisata dan kuliner baru sepertinya yang kita lihat saat ini di Pantai Teluk Dalam Desa Kundur. Masyarakat bisa memanfaatkannya menjadi objek wisata baru di Pulau Kundur ini,” katanya. (rls/rdi)
Baca juga: PT Timah Tbk Bantu Renovasi Surau Darul Fitrah untuk Kenyamanan Beribadah






