Karimun (JurnalTerkini.id) — PT Timah (Persero) Tbk membina kelompok perajin TINS Batik Kundur di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, sebagai upaya mengenalkan kekayaan potensi alam lokal sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat pulau tersebut.
Program pembinaan yang dimulai sejak 2025 itu melibatkan perwakilan warga dari enam desa di Pulau Kundur. Selain dibekali keterampilan membatik, para perajin dipasilitasi sarana produksi hingga kesempatan promosi produk.
Perajin TINS Batik Kundur asal Desa Gemuruh, Sumiati, menyampaikan bahwa pelatihan yang difasilitasi PT Timah membuka peluang baru bagi warga lokal untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.
“Alhamdulillah, sudah ada yang membeli kain dan baju hasil batik kami. Itu yang membuat kami semakin semangat,” ujar Sumiati di Karimun, Jumat.
Angkat Motif Lokal dan Ragam Teknik
Pengembangan TINS Batik Kundur berfokus pada pengangkatan identitas kearifan lokal ke dalam helai kain. Beberapa motif khas Pulau Kundur yang telah diproduksi antara lain siput, siput betina, sagu perayun, ikan, bunga kundur, permainan tradisional jong, hingga udang.





