Harau International Climbing Festival 2026 Dibuka, Mahyeldi Dorong Lembah Harau Semakin Mendunia

Harau International Climbing Festival 2026 (Dok. Adpim Sumbar)
Harau International Climbing Festival 2026 (Dok. Adpim Sumbar)

LIMAPULUH KOTA, Jurnalterkini.id — Lembah Harau siap menapak sebagai destinasi panjat tebing bertaraf internasional. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka Harau International Climbing Festival (HICFEST) 2026 di kawasan Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (3/11/2026) malam. Festival berlangsung hingga 7 November 2026, diikuti sekitar 300 peserta dari dalam dan luar negeri.

Kegiatan panjat tebing internasional ini tersebar di empat lokasi: Tebing Aka Barayun, Tebing Echo, Tebing Pataki, dan Tebing Konoha. Mahyeldi berharap festival ini menjadi jendela dunia bagi Lembah Harau.

Bacaan Lainnya

“Melalui HICFEST 2026, kita berharap Harau semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Potensi alam yang dimiliki kawasan ini sangat luar biasa,” ujar Mahyeldi.

Pembenahan Kawasan dan Keramahan Warga Kunci Utama

Gubernur menegaskan, penyelenggaraan festival berskala internasional harus dibarengi dengan pembenahan kawasan wisata secara menyeluruh. Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota diminta memperkuat penataan kawasan, infrastruktur, serta kesiapan masyarakat dalam menyambut wisatawan.

Poin yang tidak kalah penting adalah keramahan warga.

“Jangan sampai potensi wisata kita luar biasa, tetapi pelayanan kepada pengunjung justru menjadi persoalan. Parkir harus tertata, pelayanan harus baik, dan tidak boleh ada praktik premanisme. Kita ingin wisatawan yang datang merasa nyaman dan seperti berada di rumah sendiri,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan masyarakat bersinergi menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan agar Harau siap menjadi tujuan wisata olahraga internasional.

Harau Menjadi Agenda Rutin Dua Tahunan

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, menyambut baik kegiatan ini sebagai agenda besar pariwisata daerah. Diharapkan festival ini membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal sekaligus memperkuat citra Harau sebagai destinasi wisata unggulan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal FPTI Pusat, Pristiawan Buntoro, menyampaikan dukungan penuh FPTI untuk menjadikan Harau International Climbing Festival sebagai agenda rutin dua tahunan yang diselenggarakan secara berkelanjutan di Lembah Harau.

“Ini salah satu bentuk komitmen FPTI dalam mengembangkan panjat tebing, bukan hanya dari sisi olahraga prestasi, tetapi juga petualangan dan rekreasi,” ungkap Pristiawan.

Dengan dukungan berkelanjutan tersebut, Lembah Harau diharapkan semakin kokoh posisinya di peta wisata olahraga dunia, sekaligus membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pos terkait