KOTA TEGAL, Jurnalterkini.id – Wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, Satpolairud Polres Tegal Kota bersama personel Ditpolairud Polda Jawa Tengah yang tengah melaksanakan penugasan wilayah Tegal menggelar kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di Pelabuhan Pelindo II Tegal, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini menyasar anak-anak pesisir, khususnya anak-anak keluarga nelayan yang belum memperoleh akses pendidikan formal. Melalui program tersebut, Polri berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan pengetahuan tentang keselamatan laut dan memotivasi anak-anak agar tetap memiliki semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian perairan mengajak anak-anak mengenal kapal patroli, mulai dari fungsi kapal, berbagai perlengkapan, hingga sarana pendukung operasional kepolisian perairan. Anak-anak juga mendapatkan edukasi mengenai beragam alat keselamatan laut, seperti pelampung keselamatan (life jacket), pelampung cincin (ring buoy), serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Petugas turut memberikan pemahaman tentang pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut, terutama bagi masyarakat pesisir dan keluarga nelayan yang sehari-hari memiliki kedekatan dengan lingkungan perairan. Melalui pengenalan secara langsung tersebut, anak-anak diharapkan lebih memahami fungsi perlengkapan keselamatan dan pentingnya melindungi diri saat berada di laut.
Tak sekadar memberikan edukasi, personel Polri juga membangun kedekatan dengan anak-anak melalui pesan-pesan motivasi. Mereka diajak untuk tetap berani bermimpi, menjaga semangat belajar, dan tidak mudah menyerah meskipun menghadapi keterbatasan.
Kasatpolairud Polres Tegal Kota, Iptu Ahmad Silahuddin, mengatakan bahwa kegiatan Polisi Peduli Pendidikan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masa depan anak-anak pesisir yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat perairan, tetapi juga memberikan perhatian kepada anak-anak nelayan. Mereka memiliki potensi dan cita-cita yang harus terus didukung. Kami berharap keterbatasan yang mereka hadapi tidak memadamkan semangat untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Iptu Silahuddin.
Ia menambahkan, pengenalan kapal patroli dan perlengkapan keselamatan laut menjadi sarana pembelajaran langsung yang dapat menambah wawasan anak-anak sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang keselamatan sejak dini.
“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa kehadiran Polri juga membawa manfaat bagi pendidikan dan kehidupan mereka. Semoga kegiatan sederhana ini dapat memberikan pengalaman berharga, menumbuhkan rasa percaya diri, dan memotivasi mereka untuk terus mengejar cita-cita,” tambahnya.
Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan oleh Dika, salah satu anak pesisir warga Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal. Dika mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia diketahui sempat mengenyam pendidikan hingga kelas V sekolah dasar sebelum putus sekolah.
Bagi Dika, kesempatan mengenal kapal patroli dan berbagai perlengkapan keselamatan laut menjadi pengalaman baru yang menyenangkan. Kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk belajar secara langsung di lingkungan pelabuhan bersama personel kepolisian perairan.
“Saya senang bisa ikut kegiatan ini. Saya jadi tahu tentang kapal patroli polisi dan alat-alat keselamatan yang digunakan saat berada di laut. Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah mengajak kami belajar,” ungkap Dika.
Kisah Dika menjadi pengingat bahwa anak-anak pesisir membutuhkan ruang belajar, perhatian, dan dukungan agar tetap memiliki kesempatan mengembangkan potensi diri. Melalui kegiatan edukatif seperti ini, Polri berupaya mendekatkan pengetahuan kepada anak-anak yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan formal.
Sinergi Satpolairud Polres Tegal Kota dan Ditpolairud Polda Jawa Tengah melalui program Polisi Peduli Pendidikan diharapkan dapat memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat pesisir serta menumbuhkan kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda.
Melalui pendekatan humanis dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Polri terus berupaya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi tumbuhnya generasi penerus bangsa yang berpengetahuan, berkarakter, dan berani meraih cita-cita. (Yadi)





