Kapolda Jateng Temui Mahasiswa yang Gelar Aksi Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Semarang, jurnalterkini.id — Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menemui langsung mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di kawasan Bundaran Air Mancur, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (22/10/2026) sore.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, Roy mengajak mahasiswa menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa kepolisian menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum dan mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal aksi.

Di hadapan peserta aksi, Roy menyatakan percaya bahwa mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Ia juga meminta para peserta turut menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Saya percaya adik-adik ini menyampaikan aspirasi. Tolong jaga ketertiban, jaga keamanan. Kami dari kepolisian tidak represif,” ujar Roy di hadapan peserta aksi.

Roy mengatakan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Namun, pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan ketertiban umum, keamanan, serta hak masyarakat lainnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga aksi tetap kondusif dan tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berpotensi memicu kericuhan.

Menurut Roy, setiap tindakan yang melanggar hukum akan ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan.

Kehadiran Kapolda di tengah peserta aksi menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi langsung dengan mahasiswa. Melalui dialog tersebut, kepolisian berupaya memastikan pengawalan unjuk rasa berjalan secara persuasif dan mengedepankan komunikasi.

Roy turut mengapresiasi peserta aksi yang menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia berharap mahasiswa dapat terus mempertahankan suasana aman dan damai agar aspirasi tersampaikan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Polda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Tengah.(PH)

Pos terkait