PADANG, Jurnalterkini.id — Keluarga adalah fondasi utama masyarakat yang sehat, demikian ditegaskan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Padang, Dian Puspita, saat memimpin peringatan Hari Paru dan Jantung Sedunia yang dipusatkan di Balai Kota Padang, Sabtu (26/9/2026).
Dian menyampaikan, kesehatan paru-paru menopang seluruh tubuh. Oleh karena itu, di lingkungan keluargalah upaya perlindungan dimulai dengan menjaga rumah bebas asap rokok, memastikan udara bersih, dan menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
“Keluarga yang kuat bermula dari individu yang sehat, paru-paru yang sehat adalah kuncinya. Jika kita membiarkan asap dan polusi mengelilingi kita, penyakit mudah masuk, termasuk Tuberkulosis (TBC),” ujar Dian di hadapan para peserta.
Ia menyoroti TBC masih menjadi ancaman nyata penularannya yang melalui udara menuntut kewaspadaan bersama untuk mendeteksi sejak dini, melacak kontak erat, dan memutus rantai penularan tanpa menunda.
Dikatakannya, di sinilah peran kader PKK di lapangan menjadi sangat strategis dengan mendampingi warga, memberikan pemahaman, sekaligus menghapus pandangan yang salah atau memalukan soal pemeriksaan TBC.
“Jangan ragu memeriksakan kesehatan paru secara berkala, mari tanamkan Pola Hidup Bersih dan Sehat di setiap rumah,” ajak Dian.
Peringatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, kegiatan dirangkai dengan seminar kesehatan sekaligus lomba penyuluhan pencegahan TBC.
Pemko Padang bersama TP PKK berharap momentum ini meningkatkan kesadaran luas, demi Padang yang lebih sehat, kuat, dan produktif. (Dion).





