TEGAL, Jurnalterkini.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Sindang, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, resmi menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027, daftar usulan RKPD Kabupaten Tegal tahun 2028, serta rembuk stunting. Acara penting yang sarat dengan semangat gotong royong ini diselenggarakan pada Rabu (16/9) bertempat di Aula Balai Desa Sindang dan diikuti dengan antusiasme tinggi oleh seluruh elemen masyarakat.
Pelaksanaan Musrenbangdes ini merupakan tahapan krusial dan rutin tahunan yang diamanatkan oleh regulasi, di mana masyarakat bersama pemerintah desa duduk bersama untuk merumuskan, menyeleksi, serta menetapkan program dan kegiatan prioritas yang akan dibiayai melalui anggaran tahun 2026, baik yang bersumber dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), maupun sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) lainnya.
Sejak pagi hari, Aula Balai Desa Sindang telah dipadati oleh para peserta rapat. Acara ini dihadiri secara langsung oleh Camat Dukuhwaru, Mohammad Akhsan, yang hadir bersama tim dari kecamatan guna memberikan pembinaan dan pengawalan proses perencanaan. Tampak hadir pula Kepala Desa Sindang, Rusdy, beserta seluruh perangkat desa, jajaran pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RT dan RW se-Desa Sindang, para kader posyandu, unsur lembaga kemasyarakatan desa, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Suasana musyawarah berlangsung dinamis, terbuka, dan demokratis. Para peserta tampak aktif menyampaikan berbagai unek-unek, usulan, dan gagasan pembangunan yang berasal dari hasil Musyawarah Dusun (Musdus) sebelumnya. Berbagai usulan tersebut didominasi oleh kebutuhan mendesak di tingkat akar rumput, mulai dari pemerataan pembangunan infrastruktur fisik lingkungan, optimalisasi sistem drainase untuk mengantisipasi genangan air, peningkatan fasilitas penunjang kesehatan, hingga program-program pelatihan keterampilan guna mendongkrak perekonomian keluarga dan UMKM lokal.

Kepala Desa Sindang, Rusdy, dalam pemaparannya menegaskan bahwa musyawarah ini murni mementingkan aspirasi masyarakat. Ia berkomitmen untuk merawat transparansi dan memastikan tidak ada program titipan yang keluar dari kebutuhan riil warga.
“Kami di Pemdes Sindang berkomitmen penuh untuk mengawal setiap usulan prioritas yang lahir dari musyawarah hari ini. Fokus utama pembangunan kita di tahun 2026 tidak hanya berpusat pada penyempurnaan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan lingkungan, penerangan jalan umum, dan saluran air agar lingkungan semakin tertata, tetapi juga dialokasikan untuk penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran dan partisipasi aktif dari BPD, para Ketua RT/RW, dan seluruh tokoh masyarakat yang senantiasa meluangkan waktu dan pikiran demi kemajuan Desa Sindang tercinta,” ujar Rusdy dengan penuh semangat.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, sehingga sinergi dan kebersamaan antara pemerintah desa dan warga harus terus dijaga agar program yang dirancang benar-benar tepat sasaran dan berdaya guna tinggi.
Sementara itu, Camat Dukuhwaru, Mohammad Akhsan, dalam arahannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kekompakan, kedisiplinan, serta keseriusan Pemerintah Desa bersama warga Desa Sindang dalam merumuskan arah masa depan wilayahnya. Ia menilai bahwa tata kelola perencanaan di Desa Sindang sudah berjalan pada jalur yang benar karena melibatkan partisipasi publik secara luas.
“Musrenbangdes adalah ruh dari pembangunan yang partisipatif. Apa yang kita diskusikan dan sepakati hari ini harus mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan, bukan sekadar keinginan sesaat segelintir kelompok. Kami dari pihak kecamatan sangat mengapresiasi sinergi yang harmonis di Desa Sindang ini. Pesan penting yang ingin saya sampaikan adalah agar aparatur desa tetap menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran nantinya. Utamakan skala prioritas yang paling mendesak bagi warga, serta pastikan program-program pemberdayaan sumber daya manusia berjalan beriringan dengan pembangunan fisik infrastruktur,” tegas Mohammad Akhsan di hadapan para peserta sidang.
Lebih lanjut, Camat Dukuhwaru juga mengingatkan agar proses penyusunan dokumen RKPDes 2026 ini senantiasa mematuhi regulasi perundang-undangan yang berlaku serta selaras dengan visi misi pembangunan di tingkat Kabupaten Tegal.
Menuju Desa Sindang yang Lebih Maju dan Mandiri.
Dengan terselenggaranya Musrenbangdes ini, seluruh rangkaian usulan masyarakat telah terakomodir ke dalam dokumen perencanaan sementara. Langkah selanjutnya adalah membawa hasil musyawarah ini ke tahap finalisasi dokumen RKPDes dan menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran berikutnya.
Pemerintah Desa Sindang berharap, melalui gotong royong dan dukungan penuh dari seluruh warga masyarakat serta bimbingan pihak kecamatan, Desa Sindang di tahun 2027 mendatang dapat melangkah lebih cepat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, pelayanan yang prima, serta kesejahteraan masyarakat yang semakin merata dan berkelanjutan. (Yadi)





