Pemkab Tegal Gelar Pembekalan 438 PNS Purna Tugas di Pendopo Amangkurat Slawi

Sekda Kab.Tegal, Amir Makhmud, membacakan sambutan Bupati Tegal, Selasa (15/9). (Dok. Diskominfotik Kab.Tegal)

TEGAL, Jurnalterkini.id – Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) membekali 438 Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjelang purna tugas agar mampu menjalani masa pensiun dengan sehat, produktif, dan bermakna. Kegiatan Pembekalan bagi PNS Menjelang Purna Tugas Tahun 2026 ini berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (15–16/9/2026), di Pendopo Amangkurat Slawi.

Dalam sambutan Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, ditegaskan bahwa masa pensiun bukan berarti berakhirnya pengabdian kepada masyarakat.

“Pensiun ini bukan berarti selesai pengabdian pada masyarakat,” ujar Amir.
Bupati juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para PNS atas pengabdian yang telah diberikan selama ini.

“Terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas apa yang telah bapak ibu berikan selama ini, baik tenaga, pikiran, maupun waktu. Semua itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan pembangunan Kabupaten Tegal,” ujar Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Sekda.

Usai menyampaikan sambutan, Amir Makhmud secara resmi membuka kegiatan pembekalan tersebut.

Dalam laporannya, Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal, Tri Priyo Laksono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempersiapkan PNS menghadapi perubahan lingkungan setelah pensiun. Pembekalan juga diarahkan untuk membantu peserta menyesuaikan diri dengan kehidupan purna tugas dan menghindari post power syndrome.

“Harapannya bapak dan ibu tidak kaget ketika mendapatkan SK pensiun dan tetap bisa menjalani masa purna tugas dengan kegiatan yang positif,” ujarnya.

Selain motivasi, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai kesehatan, pola hidup sehat, pengelolaan keuangan, dan persiapan psikologis agar dapat menjalani masa pensiun dengan baik bersama keluarga.

Tri Priyo menyampaikan, kegiatan tersebut berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020.
Pembekalan diikuti 438 PNS yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 219 peserta. Peserta terdiri atas 19 administrator, 12 pengawas, 280 guru, 20 tenaga kesehatan, 11 pejabat fungsional tertentu, dan 96 pejabat pelaksana.

Materi pembekalan meliputi “Lansia Smart”, “Rumah Pangan Lestari: Dari Limbah Menjadi Berkah”, serta “Membangun Meaningful Life di Masa Pensiun”.
Materi “Lansia Smart” disampaikan Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Muda Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, St. Risya Alifyanti. Ia menjelaskan bahwa lansia smart merupakan kondisi lanjut usia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

Peserta juga dikenalkan dengan pola hidup sehat melalui CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, serta Kelola stres.

Sementara itu, materi “Rumah Pangan Lestari” disampaikan Ketua Tim Kerja Administrasi Penyuluhan dan Kinerja Penyuluh, Rokhlani. Ia mengajak peserta memanfaatkan pekarangan rumah secara intensif dan ramah lingkungan untuk mendukung kemandirian pangan keluarga.

“Jika ada hama penyakit, tidak harus langsung membeli obat di toko. Kita bisa membuat pestisida nabati yang lebih aman, ramah lingkungan, dan mudah terurai,” jelasnya.

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan dapat menjadi sumber pangan keluarga sekaligus mendukung terciptanya keluarga yang sehat.

Adapun materi “Membangun Meaningful Life di Masa Pensiun” disampaikan Dekan Psikologi Universitas Bhamada Slawi, Dr. Faisaluddin, M.Psi., Psikolog. Ia menekankan pentingnya persiapan psikologis agar peserta mampu menerima masa pensiun dan membangun kehidupan baru di luar pekerjaan.

Beberapa langkah yang disampaikan meliputi menerima masa pensiun dengan ikhlas, membangun identitas di luar pekerjaan, merencanakan aktivitas baru sejak dini, memperluas jaringan sosial, mempersiapkan kondisi finansial, serta melakukan transisi menuju masa pensiun secara bertahap.

Memasuki sesi materi, kegiatan dipandu moderator Merry Honey. Suasana pembekalan dibangun secara interaktif melalui yel-yel pembuka sebelum penyampaian materi.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tegal berharap para PNS dapat mempersiapkan masa purna tugas secara lebih matang, tetap aktif berkegiatan, serta menjalani kehidupan pensiun dengan sehat, bahagia, dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat. (Yadi)

Pos terkait