Batam (JurnalTerkini.id) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengalokasikan kenaikan belanja modal untuk pembangunan jalan, jaringan, dan irigasi sebesar 20,98 persen dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan peningkatan anggaran infrastruktur tersebut diprioritaskan untuk percepatan penanganan banjir secara terpadu dari kawasan hulu hingga hilir.
“Kenaikan belanja modal untuk jalan, jaringan, dan irigasi sebesar 20,98 persen diprioritaskan untuk mendukung penanganan banjir secara terpadu. Selain itu, anggaran tersebut juga diarahkan pada pengelolaan sampah, peningkatan keselamatan lalu lintas, serta perbaikan kualitas jalan,” ujar Amsakar saat memberikan tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Batam dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang DPRD Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (2/9/2026).
Baca juga: Wali Kota Batam tegaskan Perubahan APBD 2026 fokus pada pelayanan publik
Amsakar menjelaskan, penanganan banjir dan penataan lingkungan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah yang diselaraskan dengan mitigasi serta penanggulangan bencana.
Guna menunjang kesiapsiagaan tersebut, Pemko Batam turut memperkuat penyiapan logistik kebencanaan, perencanaan wilayah yang matang, serta pelatihan tanggap bencana bagi masyarakat di daerah rawan.
Peningkatan alokasi infrastruktur ini diharapkan dapat menyelesaikan persoalan luapan air yang kerap menggenangi sejumlah titik vital serta mendukung kenyamanan mobilitas warga dan iklim investasi di Kota Batam. (rom)





