
Dikatakannya juga rumah tidak layak huni atas nama Bapak Sujono yang sedang dibangun sudah mencapai 80 persen.
“Alhamdulillah tadi kita sudah melihat langsung contoh rumah RTLH atas nama Bapak Sujono sudah terlaksana 80 persen dan mudah-mudahan dalam waktu 1 bulan ini bisa selesai 100 persen. Semoga akan banyak RTLH yang bisa kami bangun di Tanjung Balai Karimun ini,” katanya.
Sementata itu, Bupati Karimun menyampaikan kegiatan hari ini dalam rangka kunjungan tim wasev ke desa Tanjung Batu Kecil dan desa Tanjung Hutan.
“Kami pemerintah Kabupaten Karimun berterima kasih sekaligus bangga atas kehadiran bapak Irjen menteri pertahanan sekaligus ketua tim was TMMD ke 126 tahun 2025. Insyaallah, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI akam berkelanjutan, kami juga sudah mendampingi bapak Laksmana Madya Hersan untuk berkunjung dan melihat rumah tidak layak huni sudah diperbaiki,” tuturnya.
Bupati Karimun Iskandar juga berharap kolaborasi serta sinergitas antara pemerintah daerah dan TNI akan terus berkelanjutan dengan tujuan memperkokoh persatuan Republik Indonesia.
“Kami juga berterima kasih atas bantuan sembako dan bantuan lainnya, mudah-mudahan kerjasama kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah serta masyarakat akan memperkokoh persatuan Republik Indonesia,” harapnya.
Kepala Desa Tanjung Batu Kecil Ramli, menyampaikan desa tentunya menerima manfaat dengan adanya TMMD ini seperti pembangunan WC umum, RTLH, pembangunan jalan yang menghubungkan dua desa, sembako, sunat masal serta penyuluhan.
“Kegiatan TMMD masuk desa ini telah memberikan beberapa manfaat seperti 1 unit WC umum, 3 unit bantuan rumah tidak layak huni dan pembukaan jalan dua desa sepanjang 3.800 Meter yang menghubungkan Desa Tanjung Batu Kecil dan Desa Tanjung Hutan, kemudian bantuan sembako kepada warga kurang mampu dan anak-anak stunting serta sunat massal,” kata Ramli.(edy)





