Namun dari hasil rontgen, di paru-paru perwira itu ada cairan putih dan direncanakan akan dilaksanakan swab atas saran dokter rumah sakit tersebut menunggu pelaksanaan swab.
Dan pada Minggu, 26 Juli 2020 pukul 22.00 WIB telah dilaksanakan swab namun hasilnya belum bisa diketahui.
Setelah itu, pada Senin, 27 Juli 2020 pukul 12.00 WIB, telah dilaksanakan visite dari tim Biddokkes Polda Kepri terhadap pasien diruang isolasi dengan hasil keadaan umum berat, kesadaran dalam pengaruh sedasi dan masih terpasang ventilator.
Hingga laporan terakhir, pada Senin, 27 Juli 2020 Pukul 18.00 WIB, info dari Biddokkes Polda Kepri bahwa hasil Swab sudah keluar dan dinyatakan positif Covid-19 dan saat ini sedang diisolasi atau dirawat di rumah sakit tersebut.
Sementara itu, respon Kapolres Karimun soal seorang kapolsek terpapar COVID-19. Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan justru menyampaikan bahwa masih menunggu hasil swab dari anggotanya itu.
“Sudah dilakukan rapid test, hasilnya non reaktif. Dan sudah dilakukan swab di rumah sakit di Batam, kita masih menunggu hasilnya,” ujar Adenan ketika ditemui di Mapolres Karimun, Selasa (28/7/2020).
Dan tadi siang, seluruh personel Polres Karimun dan polsek-polsek menjalani rapid test COVID-19 bekerja sama dengan instansi. Berdasarkan rilis Humas Polres Karimun, hasil rapid test itu seluruhnya non reaktif.
Respon Kapolres Karimun soal seorang kapolsek terpapar COVID-19. (yra)





