Setelah itu tim bergerak menuju ke lokasi. Dan ternyata informasi tersebut benar. Lalu tim langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku. Dan berhasil mengamankan dua pelaku yakni inisial SB (31) warga Dusun 3, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Rupit dan RK (33) warga Dusun 5 Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Rupit. Sedangkan seorang pelaku lagi yakni inisial EP (pelaku penusukan terhadap anggota) berhasil melarikan diri. Lalu dilakukan pengejaran oleh tim buser. Ketika dikejar, Briptu Ilham berhasil mengejar pelaku EP.
“Dan menubruk dari belakang hingga terjadi pergulatan,” terangnya.
Namun sambung Kapolres, pelaku EP mencabut pisau dari pinggang dan menusuk lengan kiri Briptu Ilham. Dan menusuk lagi dibagian rusuk sebelah kiri serra perut kanan bawah.
“Sehingga Briptu Ilham tidak mampu melawan kembali,” bebernya.
Kemudian pelaku EP melarikan diri. Namun usaha melarikan diri tersebut dilihat oleh Bripda Nandi. Lalu kembali melakukan pengejaran. Dan saat akan disergap, pelaku EP langsung berusaha menusuk dada kiri Bripda Nandi.
“Namun Bripda Nandi masih mampu mengelak namun tetap melukai dada kirinya dan terjatuh,” ungkapnya.
Setelah itu pelaku bersembunyi di dalam stan pasar malam.
“Sehingga sama-sama jatuh, kemudian tersangka EP berdiri dan kembali melakukan penusukan terhadap Aiptu Kohar yang masih kondisi terjatuh ditanah, dan melukai bagian rusuk sebelah kanan,” bebernya.
Kemudian pelaku EP kembali berusaha kabur. Namun Aiptu Kohar yang sudah terluka melakukan penembakan ke arah kaki kanan pelaku EP sebanyak 2 kali. Dan pelaku EP jatuh, kemudian berhasil diamankan oleh anggota lainnya. Selanjutnya tim Buser membawa 3 orang anggota yang terluka. Dan pelaku EP penusukan ke Puskesmas Karang Jaya.
Namun karena kondisi Briptu Ilham kritis, maka langsung dilarikan ke RS AR Bunda di Lubuk Linggau. Sedangkan pelaku penusukan dibawa ke Polres yang kemudian dibawa ke RS Rupit. Lalu langsung ditangani secara medis oleh dokter jaga di IGD (dibersihkan dan dijahit luka tembak, di-rontgen).
Kemudian dibawa kembali ke ruang IGD. Dan ketika di cek oleh Kanit Pidum, pelaku ternyata sudah meninggal dunia. (abk)
Editor: Anton Marulam





