“Pemadaman listrik yang terjadi menimbulkan kerugian bagi pelanggan, atas kondisi itu alangkah baiknya PLN dapat memberikan kompensasi kepada pelanggan seperti potongan pembayaran listrik bulan ini,” kata Jantro, Selasa (17/ 5/2022).
Diketahui, pelanggan PLN ULP Tanjungbalai Karimun dihantui pemadaman listrik bergilir sejak awal Mei 2022.
Pemadaman yang terjadi disebabkan kerusakan pada mesin unit 2 di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Sebatak, Kecamatan Tebing.
Kerusakan yang terjadi itu akhirnya memaksa PLN melakukan pemadaman bergilir lantaran menimbulkan penurunan atau defisit daya sebesar 5 Mega Watt (MW).
Terbaru, peralatan untuk perbaikan mesin PLTU itu telah tiba pada 13 Mei 2022. Namun, pihak PLTU diketahui membutuhkan estimasi waktu perbaikan selama kurang lebih sepekan. (yra)
25 Hari Kedepan PLN Karimun Lakukan Pemadaman Bergilir, Ini Sebabnya





