Menurutnya, PLN harus memberikan kompensasi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelanggannya yang ada di Karimun.
“Saya sangat berharap pihak PLN memperhatikan keluhan atas kerugian yang dialami masyarakat dengan memberikan kompensasi seperti keringanan pembayaran sebagai bentuk tanggung jawab atas pemadaman bergilir yang kadang juga tidak sesuai dengan jadwal,” kata Wient yang juga tokoh pemuda tersebut, Selasa (17/5/2022)
Desakan pelanggan PLN Tanjungbalai Karimun menyangkut kompensasi mendapat dukungan dari legislatif.
Ketua Komisi III DPRD Karimun Ady Hermawan mengatakan, adanya pemadaman listrik bergilir berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
“Kita setuju karena konsekuensi dari pemadaman listrik bergilir ini tentu berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat, contohnya masyarakat harus mengeluarkan biaya membeli bahan bakar minyak untuk mesin gensetnya dan pelaku usaha seperti kedai kopi jadi sepi pelanggan karena listrik mati,” kata Ady Hermawan, Selasa (17/5/2022).





