“Aparat keamanan sangat luar biasa, tiada henti mengamankan bagaimana kegiatan peribadatan umat kristiani berjalan dengan baik dan kondusif dan juga malam pergantian tahun yang berjalan lancar tanpa menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ucap Rafiq.
Orang nomor satu di Karimun ini berharap masyarakat dapat memahami alasan pemerintah tidak menyelenggarakan malam pergantian tahun 2021 seperti tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, lebih baik melakukan upaya pencegahan dengan kesabaran, kekuatan dan keyakinan. Mengingat, tahun 2020 adalah tahun yang prihatin akibat adanya pandemi COVID-19.
Diketahui, pandemi virus tersebut di Karimun telah menyebabkan ratusan orang dinyatakan positif dan belasan orang meninggal dunia.
“Semoga adanya vaksin pada tahun 2021 ini oleh pemerintah dapat membuat COVID-19 teratasi sehingga kehidupan kembali normal,” tutup Rafiq.





