Tembilahan,Jurnalterkini.id – Sampah tak lagi sekadar persoalan lingkungan. Pemkab Indragiri Hilir (Inhil) mendorong masyarakat mengelolanya melalui Bank Sampah agar lingkungan lebih bersih sekaligus memberi nilai ekonomi.
Dorongan itu disampaikan Bupati Inhil Herman melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Inhil Dwi Budianto saat membuka sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat melalui Bank Sampah di Hotel Inhil Pratama, Tembilahan, Jumat (18/9/2026).
Dwi mengatakan Bank Sampah dapat menjadi solusi mengurangi timbunan sampah yang berakhir di TPA. Masyarakat yang menyetorkan sampah juga bisa memperoleh manfaat ekonomi.
«”Selain untuk kebersihan lingkungan dan kesehatan, Bank Sampah juga memberikan nilai ekonomi,” kata Dwi.»
Ketua TP PKK Inhil Katerina Susanti Herman yang menjadi narasumber menekankan pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah dengan prinsip 5R, yakni Reduce, Reuse, Recycle, Rot, dan Refuse.
Kader PKK, kata Katerina, diharapkan menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat.
«”Membangun kebiasaan mengelola sampah dimulai dari rumah,” ujarnya.»
Untuk masyarakat Tembilahan, pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui Bank Sampah Emak Hebat di Jalan SKB.





