Ternate (JurnalTerkini.id) – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor memuji kualitas produk olahan pangan lokal buatan kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan “Fala Satu Putri” di Kota Ternate, Maluku Utara, yang dinilai berpotensi tembus pasar ekspor.
“Saya sangat mengapresiasi usaha produk lokal stik dan abon ini karena produk yang dihasilkan Bu Maryani dan kelompoknya memiliki kualitas ekspor,” kata Afriansyah saat meninjau lokasi usaha tersebut di Ternate, Jumat (18/9/2026).
Usaha rumahan yang dikelola Maryani Ade bersama enam anggota kelompok tersebut memanfaatkan bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah, seperti stik kenari, abon ikan tuna, dan abon ikan garo rica.
Khusus varian stik kenari, kelompok ini menghadirkan enam pilihan rasa, yakni ikan tore, kenari, keju, pala, ubi ungu, serta bawang seledri.
Afriansyah menilai kemasan produk Fala Satu Putri sudah sangat baik, rapi, dan telah kantongi sertifikasi halal sehingga sangat siap dipasarkan sebagai cenderamata khas daerah.
“Makanan ringan ini kemasannya bagus, sudah berlabel halal, dan sangat siap dijadikan oleh-oleh khas bagi wisatawan yang berkunjung ke Ternate,” ujarnya.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berkomitmen memberikan dukungan kepada para pelaku TKM melalui bantuan modal usaha dan pelatihan berkelanjutan guna mendongkrak ekonomi masyarakat berbasis potensi daerah.
Sementara itu, pengelola Fala Satu Putri, Maryani Ade, mengaku kunjungan Wamenaker menjadi dorongan motivasi bagi kelompoknya untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kapasitas produksi.
“Kunjungan ini menjadi pemacu semangat bagi kami. Semoga usaha ini dapat terus berkembang dan membawa manfaat lebih luas,” kata Maryani.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wamenaker didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara Marwan serta Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Maluku Utara Irnawati Dahman. (Humas Kemnaker)





