Karimun (JurnalTerkini.id) — Kabar baik bagi pelanggan Perumda Tirta Mulia Karimun. Satu unit pompa intake yang menyadap air baku dari Waduk Sentani menuju Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sei Bati telah berhasil diperbaiki dan kembali beroperasi.
Tim teknis Perumda Tirta Mulia Karimun bekerja intensif selama dua hari berturut-turut untuk melakukan perbaikan mesin, instalasi, hingga pengujian sistem. Proses perbaikan selesai pada Jumat (18/9) pukul 23.35 WIB. Selanjutnya, uji coba operasional (running test) dilakukan pada Sabtu (19/9) pukul 09.00 WIB untuk memastikan kondisi mesin, aliran, serta tekanan air.
Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, mengonfirmasi bahwa hasil pengujian menunjukkan performa pompa kembali normal.
“Alhamdulillah, air dari Waduk Sentani sudah mengalir ke SPAM Sei Bati dengan tekanan normal. Bak pengolahan kini dapat kembali memproduksi air bersih dari Waduk Sentani,” ujar Ferry.
Ferry menjelaskan, Waduk Sentani merupakan intake alternatif yang dimanfaatkan saat debit air di Waduk Sei Bati menurun atau mengalami kekeringan. Adapun untuk intake utama di Waduk Sei Bati, salah satu pompa jenis submersible masih dalam perbaikan karena menunggu pengiriman suku cadang dari luar daerah, termasuk Pekanbaru.
Selain perbaikan pompa, tim teknis juga telah menyelesaikan perbaikan dua titik kebocoran pipa utama di wilayah Sei Raya (Kecamatan Meral) dan Harjosari (Kecamatan Tebing).
Proses Normalisasi Bertahap
Meski pompa dan pipa utama sudah pulih, Ferry mengingatkan bahwa pengaliran air ke rumah pelanggan membutuhkan waktu dan tidak langsung serta-merta normal.
“Sistem sempat terhenti beberapa hari sehingga jaringan perpipaan dan bak penampung (reservoir) dalam keadaan kosong. Dibutuhkan waktu untuk mengisi ulang jaringan sebelum air sampai ke rumah warga,” jelasnya.
Proses normalisasi distribusi diperkirakan memakan waktu sekitar 1 x 24 jam. Pelanggan di beberapa wilayah, khususnya Teluk Air dan Balai Kota, berpotensi mengalami keterlambatan pasokan hingga tekanan air kembali stabil.
Manajemen Perumda Tirta Mulia Karimun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama gangguan berlangsung. Pelanggan diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan menampung air secukupnya saat aliran kembali berjalan.
Tim teknis terus memantau kondisi pompa, tekanan air, dan jaringan distribusi secara berkala guna memastikan pemulihan layanan berjalan optimal. (rdi)





