Karimun, JurnalTerkini.id – Semester pertama 2024, tingkat hunian hotel di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu.
“Tingkat hunian hotel menurun karena faktor tidak ada promosi wisata oleh Pemkab Karimun,” kata Ketua Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Karimun Agustiawarman.
“Walaupun, musim liburan anak sekolah tidak ada pengaruh. Apalagi, tidak ada promosi untuk meningkatkan dunia pariwisata Karimun. Terutama, destinasi wisata yang di Karimun hanya jalan di tempat,” kata Awan panggilan akrabnya, Selasa (2/7/2024) di Tanjung Balai Karimun.
Ia mengatakan, objek-objek wisata seperti Pantai Pelawan, Pantai Ketam, Pantai Pongkar, Air Terjun dan pantai yang ada diluar Pulau Karimun, sebenarnya tidak kalah menarik dengan daerah lainnya, namun keseriusan Pemkab Karimun tidak ada sampai sekarang.
“Kita (PHRI Karimun) siap bersinergi dengan Pemkab Karimun untuk mempromosikan destinasi objek wisata di Karimun. Sebab, saya sering keluar daerah seperti Bali, Bintan dan daerah lainnya, objek wisatanya sama tinggal bagaimana pengelolaannya,” ungkapnya.

Dengan demikian, kata Awan, padahal di Indonesia banyak momen-momen untuk menarik wisatawan baik luar negeri maupun lokal. Seperti momen hari Natal, tahun baru, Hari Imlek, Hari Raya Idul Fitri dan hari kebesaran lainnya harus ada program dari Pemkab Karimun. Terutama, kesadaran masyarakat yang harus sama-sama menjaga kebersihan di lokasi objek wisata.
“Sebenarnya, momen-momen tersebut seperti bulan Januari, Februari sama April lalu hunian hotel cukup banyak. Sekarang, kita hanya harapkan kunjungan wisman hari Sabtu dan Minggu saja,” harapnya.
Sementara itu pantauan disalah satu lokasi objek wisata air terjun, terlihat tidak terawat dan perbaikan oleh dinas tersebut. Seperti akses jalan menuju air terjun, fasilitas tempat tukar pakaian, tempat jual makanan dan sebagainya.
“Kotorlah, tulisan Air Terjun saja sudah buram tidak ada dilakukan pengecatan. Sayang, seharusnya dari dulu dikelola serius pasti ramailah,” kata Apui warga Batam. (yra)





