Sebuah teleskop milik Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (National Aeronautics and Space Administration/NASA) mengabadikan suar atau ledakan matahari terdahsyat dalam beberapa tahun terakhir, yang sempat mengganggu komunikasi radio di Bumi.
Matahari melontarkan suar besar dibarengi dengan ledakan radio masif pada Kamis (14/12/2023), menyebabkan interferensi radio selama dua jam di beberapa bagian Amerika Serikat (AS) dan bagian dunia lainnya yang diterangi matahari.
Para ilmuwan di Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (National Oceanic and Atmospheric Administration/NOAA) mengatakan ledakan tersebut adalah yang terbesar sejak 2017. Semburan radionya sangat luas, bahkan mempengaruhi frekuensi yang lebih tinggi.
Shawn Dahl dari Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa NOAA, Jumat (15/12/2023), Kombinasi itu menghasilkan salah satu kejadian radio surya paling besar yang pernah tercatat.
Sejumlah pilot melaporkan gangguan komunikasi dengan dampak yang terasa di seluruh penjuru AS, menurut pusat ramalan cuaca antariksa.





