Pemkab Karimun kaitkan penanganan isu sosial dengan peningkatan IPM

Bupati Karimun Iskandarsyah membuka Pelatihan Trauma Healing dan Pendampingan TPPO di Tanjung Balai Karimun, Selasa (13/10/2026). (foto: diskominfostaper karimun)
Bupati Karimun Iskandarsyah membuka Pelatihan Trauma Healing dan Pendampingan TPPO di Tanjung Balai Karimun, Selasa (13/10/2026). (foto: diskominfostaper karimun)

Karimun (JurnalTerkini.id) – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menegaskan bahwa penanganan berbagai isu sosial seperti perlindungan anak dan perempuan berdampak langsung terhadap capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.

Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah di Tanjung Balai Karimun, Selasa, menyampaikan bahwa fondasi masa depan daerah berakar pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mencakup tiga pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Peningkatan IPM tidak hanya diukur dari angka ekonomi semata, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah daerah mampu memberikan rasa aman dan perlindungan sosial bagi warga negaranya,” kata Bupati Iskandarsyah Pelatihan Trauma Healing dan Pendampingan TPPO di Tanjung Balai Karimun, Selasa (13/10/2026)..

Menurut dia, keberhasilan dalam menekan angka kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) akan menciptakan iklim sosial yang kondusif bagi tumbuh kembang SDM berkualitas.

Oleh karena itu, Pemkab Karimun terus menyelaraskan program-program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan agenda strategis penuntasan masalah pendidikan dan kesehatan di seluruh kecamatan.

Langkah terintegrasi ini diharapkan dapat mendorong capaian IPM Karimun meningkat secara berkelanjutan seiring dengan terwujudnya kesejahteraan sosial masyarakat. (*/rdi)

Pos terkait