Tembilahan,JurnalTerkini.id — Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Herman mendorong masyarakat dan aparatur di daerahnya ikut menjadi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Program ini ditargetkan memperluas jangkauan pendataan warga yang berhak menerima bantuan sosial.
Herman mengatakan semakin banyak Agen Perlinsos yang terlibat, semakin luas pula masyarakat yang bisa dijangkau, terutama warga yang kesulitan mengakses layanan digital.
“Semakin banyak yang menjadi agen, maka peluang menjangkau masyarakat miskin itu lebih besar. Kita semua punya tetangga dan tahu keadaan ekonominya,” kata Herman saat rapat koordinasi virtual bersama jajaran Pemkab Inhil dan para camat, Senin (21/9/2026).
Herman meminta para camat dan pimpinan OPD mengajak pegawai serta masyarakat di wilayah masing-masing untuk menjadi agen.
Namun, ia mengingatkan tugas tersebut harus dijalankan secara jujur dan tanpa pungutan.
“Ketika menjadi agen, tidak boleh ada pungutan biaya kepada masyarakat, jangan ada calo-calo atau pungli. Niatkan tugas ini untuk membantu sesama,” tegasnya.
Ia juga meminta agen tidak memanipulasi data warga. Data yang dimasukkan harus sesuai kondisi sebenarnya agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
“Saat proses pendaftaran, masukkan data yang benar, agar sistem bisa menentukan apakah warga yang kita input datanya layak atau tidak menerima bantuan,” ujarnya.
Untuk menjadi Agen Perlinsos, masyarakat harus memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD), kemudian mendaftar melalui portal Perlinsos Digital Agen, melengkapi data diri, melakukan verifikasi wajah, dan menyetujui pernyataan komitmen agen.





